Sabtu, 17 Februari 2018

Kasus Narkoba, Muhammad Pusing Dhawiya Menangis

Ist.
Beritabatavia.com -
Ada kejadian unik saat konferensi pers kasus narkoba yang menjerat keluarga Ratu Dangdut Elvy Sukaesih. Tiga dari empat tersangka kepemilikan sabu, diperlihatkan ke awak media. Mereka Elvy Sukaesih yakni Dhawiya Zaida alias DZ bersama tunangannya Muhammad alias M, juga anak lelaki Elvy bernama Syehan alias S bersama istrinya Chairi Gita alias CG yang kini tengah hamil enam bulan.

"CG tidak kami keluarkan, karena tengah hamil dan perlu istirahat. Meski demikian Mereka berempat sudah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu," papar Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Sabtu (17/2/2018).

Saat Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono bersama Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak memberikan keterangan, tiba-tiba M mengaku kepalanya pening dan mau pingsan. Petugas yang mengetahui segera memijit kepala, pundak dan tengkuk M. Bahkan ada yang memberi minyak yang dioleskan ke punggung dan dadanya.

Kondisi M bukannya membaik malah mau jatuh. M langsung dimasukkan ke ruang tunggu Diresnarkoba. Mengetahui kekasihnya ambruk, putri bungsu Ratu Dangdut itu langsung meneteskan air mata. Kepedihan DZ ditambah lagi dengan sejumlah pertanyaan wartawan yang mencerca tentang kasusnya termasuk pertanyaan menyerempet ibu kandungnya Elvy Sukaesih yang ditanya apa akan diperiksa sebagai saksi.

DZ yang rencananya akan melangsungkan pernikahan dengan tunanganya M tahun ini, tambah menangis. Polisi langsung membawanya ke ruang penyidikan, meski pertanyaan wartawan terus bertubi-tubi dan DZ belum sempat menjawabnya.

Anak Raja dan Ratu Dangdut

Setelah anak Raja Dangdut Rhoma Irama ketangkap dalam kasus narkoba, kini giliran anak Ratu Dangdut Elvy Sukaesih terjerat kasus yang sama. Namun lebih parah lagi, bukan hanya kedua anaknya yang dibekuk polisi juga menantu dan calon menantu Ratu Dangdut.

Mereka yang dibekuk anak bontot Elvy Sukaesih yakni Dhawiya Zaida alias DZ bersama tunangannya Muhammad alias M, juga anak lelaki Elvy bernama Syehan alias S bersama istrnya Chairi Gita alias CG yang kini tengah hamil enam bulan. Mereka bertiga sudah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu.

"Kami juga menangkap Ali Zaenal Abidin alias AZD (anak Elvy) namun belum ditetapkan sebagai tersangka, hanya hasil tes urine ternyata positif narkoba. Ali ini ditangkap saat masuk ke rumah Dz saat terjadi penggerebekan," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono bersama Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Sabtu (17/2/2018).

Kombes Argo menjelaskan penangkapan bermula dari informasi yang diperoleh bahwa di kawasan Cawang, Jakarta Timur, sering terjadi transaksi narkoba. Kemudian Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak memerintahkan melakukan penyelidikan.

Ditangkap laki-laki bermama M di depan rumah Jalan Usaha No.18  RT: 01/05, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/2/2018) dini hari. Dari pelaku diamankan barang bukti sabu 0,38 gram disembunyikan dalam celana jins dimodifikasi. Hasil pemeriksaan terhadap M, polisi menuju rumah Elvy Sukaesih tepatnya didalam kamar Dhawiyah.  “Saat itu DZ tengah menghisap sabu bertiga sama S dan CG,” ucapnya

Dari dalam kamar ditemukan beberapa barang bukti diantaranya sedotan, 11 cangklong, klip plastik kosong, timbangan elektrik, kertas alumunium dan lat hisap berbagai model. “Jadi setelah kami lakukan penggerebekan itu datang lagi saudaranya kerumah berinisial AZD. Dari kelima itu kami bawa ke Polda Metro Jaya,” ungkapnya.

AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan hasil pemeriksaan ketiganya mengaku mendapatkan sabu dari Muhammad yang merupakan tunangan dari Dhawiyah. Sabu dibeli secara patungan masing-masing Rp 200 ribu, juga ada yang membayar Rp800.000. Hasil patungan itu diserahkan ke M, kemudian M yang membeli ke seseorang.

"Orang itu masih kita kejar. Memang M dan DZ memberikan keterangan yang berbeda-beda, meski demikian kami tetap bersabar untuk mengorek lebih dalam dari mana narkoba itu dibeli," jelasnya.

Saat dari kamar Dhawiyah ditemukan sabu dan peralatan untuk komsumsi sabu yang disimpan dalam dompet Dhawiyah. “Kami juga temukan satu dompet milik D yang didalamnya masih ada 0,45 gram bruto. Jadi, dikamar D ini barbuk sabu ada dua yang pertama adalah 0,49 yang sedang digunakan secara bersama oleh tiga tersangka dan dibeli secara urunan, yang kedua barang bukti sabu sebesar 0,45 gram yang kami sita dari dompet silver milik D,” pungkas dia.

Keempat tersangka itu dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 0 EEEE