Sabtu, 24 Februari 2018

Piala Gubernur Kaltim, Persebaya Berpita Hitam

Ist.
Beritabatavia.com - Persebaya Surabaya bakal menghadapi Madura United di laga perdana Grup B Piala Gubernur Kaltim 2018 di Stadion Batakan, Sabtu (24/2). Dalam laga tersebut, penggawa Persebaya bakal mengenakan pita hitam di lengan sebagai penghormatan terakhir bagi dua bonek yang meninggal beberapa waktu lalu.

Kedua korban tersebut yakni Tutur Wibisono dan Farid Haryadi. Mereka adalah bonek yang meninggal setelah mendukung tim dalam laga uji coba melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (17/2).

Dilansir dari situs resmi Persebaya, Tutur meninggal akibat tersengat arus listrik dari kabel yang melintang di kamar mandi usai mendukung Bajul Ijo. Ia meninggal seketika usai beberapa bagian tubuhnya mengalami luka bakar.

Sedangkan Farid, mengalami kecelakaan yakni jatuh dari truk yang ditumpanginya usai menyaksikan laga di Sleman. Ia mengalami patah tulang dan disebut gagal operasi sebelum divonis meninggal dunia, Kamis (22/2) malam.

"Kami keluarga besar Persebaya turut berduka cita atas meninggalnya Tutur Wibisono dan Farid Haryadi. Mereka adalah bonek yang meninggal setelah mendukung tim dalam laga uji coba di Sleman, 17 Februari. Semoga kedua almarhum tenang di sana dan menjadi korban terakhir dalam cerita sepak bola nasional."

"Saat Tampil di Piala Gubernur Kaltim (melawan Madura United). Semua pemain akan menggunakan pita hitam untuk menghormati para korban," kata Manajer Persebaya, Chairul Basalamah, Jumat (23/2).

Ucapan belasungkawa juga terucap dari pemain anyar Persebaya, Osvaldo Ardiles Haay. Ia menyayangkan kejadian yang membuat dua suporter Persebaya kehilangan nyawa. "Turut berdua cita sedalam-dalamnya. Semoga ke depannya tidak ada kejadian apapun yang bisa merenggut nyawa bonek dan juga suporter yang ada di Indonsia." "Semua suporter harus sportif, bersikap baik, tertib jangan ada korban lagi. Mudah-mudahan ini harus jadi yang terakhir," ujar Valdo. 0 NIZ
Berita Terpopuler
Kamis, 06 Desember 2018