Minggu, 25 Februari 2018

Pasangan Sofyan - Jamilah Akan Melaporkan KPU Deliserdang

Ist.
Beritabatavia.com - Pasangan calon Bupati Deliserdang dari jalur perseorangan Sofyan Nasution  -  Jamilah segera melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Mahmud Mulyadi, Kuasa Hukum Sofyan - Jamilah mengungkapkan mereka banyak melihat kejanggalan selama proses di KPU. Mereka menilai, kenerja KPU Deliserdang tidak profesional dalam melakukan rangkaian proses Pilkada. Selama ini Sofyan – Jamilah menghadapi banyak ganjalan.

 "KPU Deliserdang tidak profesional, tidak adil dan tidak transparan. Asas - asas pemilihan sudah dilanggar KPU Deliserdang,” kata Mahmud Mulyadi saat menggelar konperensi pers di kota Medan, Rabu/21/2).

Menurutnya, Sofyan - Jamilah terganjal syarat dukungan minimal untuk calon independen. Pada verifikasi pertama KPU menyatakan dukungan yang sah untuk Sofyan - Jamilah sekitar
110,000 berkas. Padahal mereka sudah menyerahkan sebanyak  195. 000 dukungan yang tersebar di 22 kecamatan dari syarat yang ditetapkan KPU sebesar 173. 5522 dukungan.

Berdasarkan pengakuannya, hasil penghitungan ulang di KPU , Sofian – Jamilah memperolah 184.560 dukungan. Jumlah itu belum final dan harus dilakukan pemeriksaan secara administrasi. Sofyan - Jamilah bisa lolos jika mendapat dukungan minimal 87.496. Berkas dukungan itu kemudian dimasukkan kedalam sistem informasi pencalonan (Silon).
Namun harapan pasangan Sofyan- Jamilah  pupus setelah KPU menetapkan hanya 69 ribu dukungan yang memenuhi syarat.

Gugatan kembali dilayangkan. Panwaslu memutuskan 102.354 dukungan sah kepada Sofyan - Jamilah pada musyawarah yang digelar, Selasa (20/2) lalu.
“Kami sudah meminta ditetapkan sebagai calon. Karena KPU tidak profesional, berulang melakukan kesalahan,” kata Mulyadi.

Sementara komisioner KPU Deliserdang Bobby Indra Prayoga kepada Wartawan mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi faktual, Sabtu (24/2).

Soal tudingan yang dilontarkan pasangan Sofyan -Jamilah. Bobby menanggapinya santai. “ Itu hak mereka, kewajiban kita adalah perintah dari pada panwaslu. Besok kita akan melakukan pertemuan dengan pasangan Sofyan - Jamilah ,” kata Bobby.

Jika dalam verifikasi faktual nanti mereka dinyatakan memenuhi syarat,  maka Sofyan-Jamilah akan ditetapkan menjadi paslon bupati. KPU akan melakukan pencabutan nomor urut. Soal laporan yang akan dilaporkan ke DKPP, itu hak semua calon saya tidak pikirin dan pusing  itu silahkan aja laporan ke DKPP.
 
" Itukan risiko jabatan dan pekerjan. Ketika orang tidak puas yah silakan. Kan sudah ada regulasinya,” pungkasnya. O Parulian  Simanjuntak.