Selasa, 27 Februari 2018

Jelang Pilkada Walkot Binjai Bagikan 2500 Sertifikat Tanah

Ist.
Beritabatavia.com - Seperti biasanya, memasuki masa Pemilu atau Pilkada sejumlah pihak akan memberikan perhatian khusus dan kepedulian kepada masyarakat. Hati masyarakat berbunga-bunga karena dapat menikmati berbagai kemudahan dari mulai bantuan untuk usaha hingga pelayanan gratis.

Masyarakat Binjai, Sumatera Utara (Sumut) tak mempersoalkan, apakah kebetulan atau ada agenda setting untuk kepentingan Pilkada. Justru warga menunjukkan senyum sumringah, setelah Walikota Binjai, Sumut, HM. Idaham didampingi Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut,Bambang Priono, menyerahkan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat Kota Binjai,Senin 26 Februari 2018 lalu.

Acara penyerahan 2500 sertifikat tanah bertajuk “Binjai smart city bersertifikat” digelar di lapangan Merdeka Binjai dan dihadiri Kepala Kantor BPN Binjai, Nur Khadijah, Sekda, M Mahfullah P daulay, dan segenap unsur OPD di jajaran Pemko Binjai.

Walikota Binjai HM. Idaham mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kakanwil BPN Sumut karena telah dapat mensukseskan program pensertifikatan tanah oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Sesuai dengan harapan pada tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia sudah harus terdaftar, terpetakan , dan bersertifikat.

Idaham menjelaskan, bahwa saat ini hampir 70 persen tanah di Kota Binjai sudah bersertifikat, sisanya 29 persen akan diusahakan selesai di tahun 2018. Apabila tercapai, maka  Binjai akan menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang 100 persen tanahnya sudah bersertifikat.

"Dengan pembagian sertifikat ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Binjai, serta dapat memberikan jaminan kepemilikan hukum hak atas tanah masyarakat secara adil dan merata. Sekaligus dapat mengurangi serta mencegah sengketa dan konflik pertanahan yang ada,” kata Walikota Binjai Idaham.

Dia berharap, lewat sertifikat tanah dapat meningkatkan pendapatan asli daerah melalui sektor pajak. Sekaligus memberikan keuntungan kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha kecil menengah (UKM). Karena sertifikat hak tanah akan mempermudah proses kredit , serta dengan terpetakannya dan telah terdaftar bidang tanah secara sistematis di masing-masing kelurahan melalui proses komputerisasi semoga dapat menambah layanan aplikasi smart city di Kota Binjai.

Walikota menegaskan bahwa program ini telah tepat sasaran dan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Binjai, salah satu cara yang dilakukan Pemko Binjai
untuk melindungi masyarakat agar terhindar dari biaya pungutan liar terkait pengurusan sertifikat tanah yakni seluruh sertifikat sebanyak 2.500 dibagikan secara serentak kepada masyarakat .

"Hari ini seluruhnya kita bagikan, kita tidak membagi secara seremonial. Saya imbau kepada masyarakat Binjai yang tanahnya belum memiliki sertifikat, agar segera diurus. Mari kita mensertifikatkan tanah kita agar mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang kita miliki,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara , Bambang Priono, mengaku bangga kepada Kota Binjai, karena telah mengijinkan BPN Binjai membantu mengamankan tanah masyarakat secara yuridis. Dia berharap, dengan sertifikat tanah, masyarakat merasa aman, tenteram, serta memiliki kemantapan hati , karena telah dapat membuktikan kepemilikan tanah yang sah .

"Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan wujud kerja nyata kita dalam menyebarkan optimisme ke seluruh masyarakat Sumut. Seluruh pemilik tanah di Sumut harus mendengar cerita ini, agar kebaikan dapat lebih banyak tersebar. Semua kepala daerah juga harus mengetahui demi kepentingan masyarakat dan Negara,” kata Bambang.

Ia menilai, Walikota Binjai telah bersungguh-sungguh dalam membantu proses penyelesaian sertifikat tanah, tidak main-main Walikota turut membantu dengan memberikan potongan sebesar 75 persen untuk BPHTB, dimana kebijakan tersebut sangat membantu masyarakat meringankan biaya dalam kepengurusan sertifikat tanah.

"Ini adalah potret sempurna dari pertemuan kepentingan masyarakat dan kepentingan pemerintah. Saya sungguh berbangga hati, karena sertifikat tanah yang kami produksi
menjadi jembatan dari pertemuan ini. Kepada Bapak Walikota jika ada yang bisa kami lakukan agar hubungan baik ini terus terjalin dimohonkan agar tidak sungkan untuk memberikan perintah kepada BPN Binjai," pintanya.

Dia mengungkapkan, tahun 2018, BPN Binjai akan kembali melakukan proses pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kelurahan Pujidadi, Kelurahan Binjai Estate, dan Kelurahan Limau Sundai, serta tidak menutup kemungkinan di kelurahan lainnya yang ada di wilayah Binjai. 

 "Kembali saya tegaskan, untuk kepengurusan sertifikat tanah ini tidak dikenakan biaya kepada masyarakat, jangan coba-coba memungut biaya di luar ketentuan. Sampaikan informasi ini kepada seluruh masyarakat ," tegas Bambang. O Parulian Simanjuntak.