Rabu, 28 Februari 2018

Menpora: PT LIB Lunasi Dulu Utang pada Klub Liga 1

Ist.
Beritabatavia.com -
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendesak operator kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), lebih profesional. Di antaranya soal pelunasan subsidi kepada masing-masing klub konstestan Liga 1 dan Liga 2. Operator yang baik merupakan faktor kesuksesan sebuah kompetisi sepak bola Indonesia.

"Evaluasi musim lalu, operator harus lebih profesional. Kemudian operator tidak lagi memberikan beban kepada klub, karena klub harus menyesuaikan dengan anggaran. Selain itu juga soal wasit, wasit harus betul-betul dicari yang baik, tidak berpihak, dan berani ambil keputusan. Juga regulasi harus diterapkan secara konsisten," sarannya di Jakarta, Rabu (28/02/2018).

"[Poin] yang kedua, regulasi tidak lagi berubah di tengah jalan. Ketiga, utang-utang kepada klub harus dibayar sebelum kick off. Komitmen itu yang kami tunggu dari PSSI," tutur Imam.

Hingga saat ini PT LIB belum melunasi penunggakan biaya subsidi yang dijanjikan. Setidaknya PT LIB belum membayarkan sisa biaya subsidi senilai Rp2,1 miliar kepada masing-masing klub peserta Liga 1 yang berjumlah 18 tim.

Nilai utang tersebut merupakan uang sisa subsidi sebesar Rp7,5 miliar yang dijanjikan oleh PSSI dan LIB sebelum Liga 1 2017 dimulai. Selain itu, LIB juga terlilit utang dengan klub-klub di Liga 2 2017.

Menpora mengaku masih menunggu jadwal resmi bergulirnya kompetisi sepak bola musim ini. Imam meminta agar PSSI selaku induk olahraga sepak bola Indonesia, segera melaporkan hal tersebut. Hal ini menjadi satu dari tiga poin penting antara Menpora dengan PSSI usai pertemuan di Kemenpora pada 21 Februari lalu. 0 CIO
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 21 November 2018
Rabu, 21 November 2018
Senin, 19 November 2018
Sabtu, 17 November 2018
Jumat, 16 November 2018
Jumat, 16 November 2018
Kamis, 15 November 2018
Selasa, 13 November 2018
Senin, 12 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Jumat, 09 November 2018