Senin, 05 Maret 2018

Alvin Paksa Wartawan Bayar Meliput di Ancol

Ist.
Beritabatavia.com - Masuk gratis ke kawasan pantai Ancol, hanya wacana yang hingga saat ini belum terealisasi. Padahal wacana untuk menggratiskan masyarakat umum masuk ke kawasan pantai Ancol sudah mencuat saat Gubernur DKI Jakarta dijabat Djarot Saiful Hidayat.

Sayangnya, hingga masa pemerintahan Gubernur Djarot Saiful Hidayat berakhir pada 15 Oktober 2017 lalu, wacana yang sempat memdapat dukungan dari masyarakat menguap dan hilang ditelan bumi.

“Boro-boro masyarakat umum gratis masuk Ancol, wartawan yang akan menjalankan tugas jurnalis aja dipaksa bayar,” kata Untung seorang wartawan dari sebuah media ibukota, Senin (5/3).

Menurut Untung, untuk menghindari ketegangan terpaksa membayar tiket masuk sebesar Rp 75.000 untuk dua orang dan satu kendaraan mobil yang digunakan. Dikatakan, pada Senin 5 Maret 2018, dia bersama rekannya yang juga wartawan akan bertemu dengan seorang narasumber di kawasan Ancol.

Saat berada di pintu gerbang masuk Ancol, Untung melanjutkan, seorang petugas bernama Alvin yang sudah mengetahui identitas dirinya justru meminta agar menunjukkan alat-alat jurnalis.

“ Saya bisa bantu Anda meliput, tapi harus bayar tiket dua orang dan satu kendaraan,” kata Untung menirukan ucapan Alvin. Seraya menambahkan, sikap petugas Alvin saat itu kurang bersahabat dan layaknya seperti pemilik kawasan Ancol.

Untung mengaku,sudah menjelaskan keperluannya untuk datang ke Ancol. Tetapi Alvin menjawab bahwa hari ini tidak ada kegiatan yang harus diliput wartawan di Ancol, sehingga dia tetap meminta kedua wartawan itu membayar tiket masuk sebesar Rp 75.000.

“Agar tidak bersitegang, ya sudah saya terpaksa bayar saja Rp 75 ribu, “ kata Untung. Dia berharap, agar ke depan hendaknya tidak ada lagi narasumber yang meminta wartawan untuk bertemu di Ancol. Meskipun Untung mengaku, sebelumnya dirinya sempat senang, karena selain bertemu dengan narasumber,  bisa menikmati udara segar di pagi hari pantai Ancol. Sayangnya, untuk menghirup udara pantai saja harus bayar Rp25.000 per orang. 0 son