Selasa, 06 Maret 2018

Wouw, Pemesan Tiket Piala Dunia 2018 Tembus 4,9 Juta

Ist.
Beritabatavia.com - FIFA rencana menjual total 10 juta lembar tiket Piala Dunia 2018 mulai laga penyisihan grup hingga final. Pendaftaran melalui pesanan daring sudah dibuka di laman resmi FIFA sejak 5 Desember 2017. Yang cukup mengejutkan, angka pemesanan tiket sudah tembus 50 persen dari total penjualan. FIFA melansir melalui situs resminya pemesanan hingga 31 Januari tembus mencapai 4,9 juta.

Pemesan terbanyak dari Rusia yang mencapai 2,5 juta pemesan via online. Di posisi kedua adalah pemesanan dari Jerman yang sudah tembus 338 ribu. Sedangkan peringkat 10 besar pemesanan tiket lainnya yakni dari Argentina (186.005), Mexico (154.611), Brasil (140.848), Polandia (128.736), Spain (110.649), Peru (100.256), Kolombia (87.786), Amerika Serikat (87.052), dan Belanda (71.096).

Inggris merupakan salah satu negara paling fanatik di sepak bola, justru tercatat sebagai negara yang termasuk memiliki jumlah rendah dalam memesan tiket.

Dilansir laman ESPN, Selasa (06/03/2018) sejauh ini pemesanan tiket via online dari negara dengan kompetisi liga profesional paling bergengsi di dunia itu hanya berjumlah sekira 57 ribuan atau berada di luar 10 besar. Angka pemesanan tiket Piala Dunia 2018 dari Inggris tersebut bahkan masih lebih rendah dibandingkan dari Mesir.

Rendahnya jumlah pemesanan tiket Piala Dunia 2018 dari Inggris tersebut disinyalir karena keengganan para fan dari negara tersebut datang ke Rusia. Maklum, para suporter fanatik negara dari Beruang Merah merupakan salah satu rival abadi pendukung Timnas Inggris.

Dua suporter kerap bentrok pada event internasional. Contohnya saja pada gelaran Piala Eropa 2016, para fan Inggris dan Rusia terlibat kerusuhan di Kota Marseille.

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) hanya mendapat kuota penjualan tiket sangat kecil untuk laga perdana Timnas Inggris melawan Belgia di Stadion Kaliningrad, Rusia, 28 Juni.

Total hanya 2.119 lembar tiket yang dijual via FA dari kapasitas 35 ribu penonton di stadion tersebut. Namun, yang dijual bebas ke penonton hanya sekitar 1.600 tiket karena sisanya dialokasikan untuk undangan sponsor maupun ofisial. Itu artinya hanya sekitar 5 persen tiket yang dijual untuk umum dari total kapasitas 35 ribu penonton di Stadion Kaliningrad pada laga nanti.

Jumlah itu sempat dapat kecaman dari para fan Inggris karena dinilai tidak adil. "Saya sangat kecewa, sekitar 38 kali menyaksikan turnamen internasional bergengsi Timnas Inggris. Saya pernah di [Piala Eropa] Portugal pada 2004. [Piala Dunia] Jerman 2006, [Piala Dunia] Afrika Selatan 2010, dan Brasil 2014, tapi kini tak bisa mendapatkan tiket untuk pertandingan [Timnas Inggris lawan] Belgia," kata salah satu fan Timnas Inggris, Michael McFarlane, dikutip dari The Suns.

FIFA sendiri juga melakukan seleksi ketat terhadap profil para calon pembeli tiket sejak 31 Januari 2018 yang memesan secara online mulai 5 Desember 2017. Seleksi tersebut dilakukan juga dengan pengawasan dari notaris publik.

Induk sepak bola dunia itu akan mengumumkan nama-nama pemesan tiket yang berhasil terpilih pada pertengahan Maret. FIFA melakukan seleksi ketat dalam pemesanan tiket karena tingkat permintaan yang sangat tinggi serta untuk pertimbangan keamanan.

Selanjutnya, FIFA akan memulai penjualan tiket secara langsung atau real time, termasuk melalui pemesanan daring mulai 13 Maret. Saat itu tiket sudah disediakan dan siap dibeli.

Berbeda dengan saat ini, pembelian tiket dilakukan dengan pemesanan terlebih dahulu dan selanjutnya akan dilakukan seleksi oleh FIFA.
Pengiriman tiket yang sudah dibeli usai pembelian tahap satu dan dua akan dilakukan secara gratis dalam rentang April hingga Mei, disesuaikan dengan seluruh kondisi. 0 NIZ