Jumat, 23 Maret 2018

Operasi Keselamatan Jaya Tilang 6.347 Pelanggar

Ist.
Beritabatavia.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat dari 39.282 penindakan, sebanyak 6.347 pengendara ditilang dan 32.935 lainnya hanya ditegur. Penindakan itu dilakukan saat Operasi Keselamatan Jaya pada 5-22 Maret 2018 di Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang.

"Jumlah penindakan selama 18 hari operasi Keselamatan Jaya sebanyak 39.282," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Jumat(23/3).

Ia menjelaskan pelanggaran dalam itu didominasi oleh kendaraan jenis sepeda motor dengan jumlah 4.462 unit, mobil penumpang 1.553 unit, bus 48 unit, dan mobil barang 14 unit. Dan sebanyak 1.368 pengendara sepeda motor melanggar aturan dengan melawan arus dan 1.094 melanggar rambu lalu lintas.

Pelanggaran ini lebih dari 50 persen dilakukan karyawan swasta, yaitu sebanyak 3.685 orang. Sementara pelajar atau mahasiswa 1.256, pegawai negeri sipil 129, dan sopir 989, sambungnya.

Selama operasi itu, Budiyanto menyebut telah terjadi lima kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan ini menimbulkan kerugian materiel sebesar Rp17.250.000. Dalam lima kecelakaan ini, satu orang menderita luka berat dan delapan orang mengalami luka ringan.

"Kecelakaan terjadi pada hari ketiga (7/3), keempat (8/3), kelima (9/3) , ketujuh belas (21/3), dan kedelapan belas (22/3) Operasi Keselamatan Jaya. Adapun dalam kecelakaan di hari kedelapan belas mengalami luka berat," ujar Budiyanto.

Operasi Keselamatan Jaya akan dilakukan selama 21 hari pada 5-26 Maret 2018. Sebanyak 2.704 personel dikerahkan selama menggelar operasi ini. Tujuan operasi ini adalah untuk meningkatkan disiplin masyarakat mematuhi segala peraturan lalu lintas. Selain itu pihaknya berharap bisa meminimalisasi kecelakaan lalu lintas.

"Dari situ bisa mengurangi korban kecelakaan lalu-lintas juga. Kemudian bisa membangun keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang dinamis dan kondusif," kata Budiyanto.

Data pelanggaran lalu lintas di wilayah Polda Metro Jaya untuk kasus tilang pada 2016 berjumlah 6.272.375 kasus, lalu terjadi kenaikan tren sebesar 15,47 persen atau terjadi 7.420.000 kasus selama tahun 2017.

Pelanggar yang diberi sanksi teguran pada tahun 2017 sebanyak 3.225.000, sementara pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran. Dalam hal ini, teguran kepada pelanggar juga mengalami kenaikan 31 persen.

Jumlah kecelakaan lalu lintas yang mengalami penurunan sebesar 7 persen. Pada tahun 2016 terjadi 105.374 kasus kecelakaan, sementara pada 2017 terjadi 98.419 kecelakaan. Untuk korban meninggal pada tahun 2016 sejumlah 25.859 orang. Jumlah itu menurun 6 persen di tahun 2017 yang berjumlah 24.213 orang. Sementara jumlah luka berat tahun 2016 sebanyak 22.939 orang dan 2017 berjumlah 16.149 orang atau turun sebanyak 30 persen. 0 kay