Senin, 02 April 2018

Bapaknya Tewas Tawuran, Banyak Anak Yatim di Johar Baru

Ist.
Beritabatavia.com - Menyedihkan. Di Johar Baru, Jakarta Pusat, banyak anak kecil sudah menyandang sebagai anak yatim karena ditinggal mati ayahnya akibat tawuran antarwarga ataupun menjadi korban narkoba. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta diminta lebih memperhatikan nasib anak-anak tersebut dan menjamin keberlangsungan kegiatan sekolah mereka berjalan.

“Saya juga berharap Muspida DKI Jakarta bisa meredam kasus tawuran antarkampung dan penyalahgunaan narkoba,” ujar tokoh masyarakat dr. Dian Pratama usai memberikan santunan 100 anak yatim di RW 04 Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Minggu (1/4/2018).

“Saya benar-benar prihatin karena hampir semua anak yatim yang terima santunan ini tidak punya ayah. Warganya bilang ayah mereka meninggal dunia akibat terkena senjata tajam saat tawuran. Ada pula karena over dosis,” tambahnya. Acara tersebut dihadiri sejumlah petugas Muspika Johar Baru dan tokoh warga.

Dokter ahli kandungan yang juga politisi Gerindra ini berharap kepada Pemprov DKI untuk memberikan perhatian lebih kepada para janda yang merupakan ibu dari anak yatim tersebut. “Mereka yang berjiwa wiraswasta agar diprioritaskan masuk program pelatihan OK OCE agar bisa menjadi pengusaha UMKM yang tangguh dan mandiri,” kata Dian yang sudah mendapat restu dari DPD Gerindra DKI maju sebagai caleg DPRD pada Pemilu 2019.

Sejak mendapat restu untuk maju caleg dari dapil Jakpus, Dian mulai sering berkeliling ke tengah lingkungan masyarakat. “Tujuannya untuk mengetahui permasalahan yang tengah berlangsung dan mengetahui apa yang diinginkan masyarakat,” ujar Dian yang juga dengan senang hati melayani pemeriksaan kesehatan gratis terhadap ibu hamil yang disambanginya.

Salah satu anak yatim penerima santunan, Johan mengaku berterimakasih kepada dr Dian yang telah memberinya uang. “Alhamdulillah, uang ini akan saya berikan kepada mama buat belanja kebutuhan sehari-hari,” ujar siswa SD tersebut. 0 PKO