Selasa, 03 April 2018

Pesta Miras Oplosan, Empat Tewas Belasan Kritis

Ist.
Beritabatavia.com -
Usai menenggak minuman keras oplosan dalam Pesta Miras, belasan pemuda bergelimpangan dan dirawat di rumah sakit di Depok. Empat diantaranya tewas, salah satunya adalah wanita. Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (30/3) malam.

Para pemuda yang sebagian dari Kelurahan Pondok Cina, Beji, dan Srengseng Sawah membeli minuman keras (miras) jenis ginseng (GG) dari warung milik R di Jalan Akses UI, Srengseng Sawah Jakarta Selatan perbatasan Depok. Setelah itu miras dioplos dengan campuran lain lalu mulai diminum bersama-sama.

Menurut Friansyah, Ketua KNPI Depok juga Ketua Pokdarkamtibmas Kecamatan Beji, rata-rata korban paling banyak dari Kelurahan Pondok Cina dan Kemirimuka. Mereka secara bersamaan bergelimpangan di rumahnya. “Efeknya baru diketahui Selasa sekitar pukul 02.00 WIB. Satu persatu korban bergelimpangan akibat pengaruh miras oplosan yang dibeli di perbatasan Depok,” ujarnya, Selasa (3/4).

Pihaknya mendata dari laporan anggota ada sebanyak sekitar 20 orang menjadi korban salah satunya perempuan. “Sebagian korban masih ada yang dirawat di RS. Tugu Ibu Cimanggis, RS. Hermina Depok, dan RS. Fatmawati. Korban masih dirawat di RS Fatmawati merupakan warga belakang warung yang menjual miras di Kelurahan Srengseng Sawah,” katanya.

Ada empat orang yang diinformasikan tewas dan salah seorang diantaranya perempuan. Mereka, Yudi Bilda warga RT.02/05,  Putra Javari warga RT.02/04, Ajung, RT.02/05, Oman RT.03/05, dan Imron warga warga RT.02/05. Hampir semua  korban dari Kelurahan Pondok Cina Beji Kota Depok. “Korban meninggal dunia ada empat orang yang dirawat di RS Tugu Ibu. Para korban yang meninggal masih satu RT juga di kelurahan Pondok Cina,” tambahnya.

Diharapkan, aparatur pemerintah lebih meningkatkan pengawasan khususnya di daerah perbatasan, agar tidak terulang kejadian serupa.
“Pemilik warung Rizal informasinya sudah menyerahkan diri ke Polsek Jagakarsa Polres Metro Jakarta Selatan. Warungnya dipasangi garis polisi. Tidak kemungkinan korban meninggal akan bertambah lantaran masih banyak yang kritis di rumah sakit, ” jelasnya.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto menambahkan dari hasil olah TKP masuk wilayah Jagakarsa dan kasusnya sudah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

“Dari semalam anggota Polsek Beji dipimpin Kapolsek Beji Kompol Yenny Angreni Sihombing telah melakukan cek TKP. Ternyata warung yang diduga tempat membeli miras masuk wilayah Jagakarsa perbatasan dengan Beji di Jalan Akses UI,” ungkapnya. 0 PKO