Kamis, 05 April 2018

Kopolda Metro Bentuk Satgas Khusus Kasus Miras Oplosan

Ist.
Beritabatavia.com - Maraknya kasus minuman keras (Miras) oplosan hingga menelan korban jiwa. Mendapat perhatian serius Kapolda Metro Jaya. Karena itu, Irjen Polisi Idham Azis membentuk satuan tugas (satgas) khusus, untuk menangani miras oplosan. Satgas ini dengan menggelar razia khusus mulai distributor, pedagang hingga pemakai miras oplosan.

"Kita buat satu Satgas khusus untuk melakukan penindakan tegas kepada para pengedar dan penjual miras oplosan, hingga melakukan tindakan pencegahan terhadap generasi muda yang menggelar pesta miras," kata Idham saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/4).

Selain itu, kepolisian juga telah melakukan razia pada para pedagang miras di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada lagi warga yang tewas akibat menenggak miras oplosan. "Saya perintahkan kepada Kapolres dan Kapolsek untuk mengawasi peredaran miras di wilayahnya masing-masing," kata dia.

Belakangan ini, masyarakat Jakarta dihebohkan dengan sejumlah orang yang tewas dan kritis, akibat meminum miras oplosan yang disebut-sebut dibeli di tukang jamu. Tidak tanggung-tanggung, total korban meninggal mencapai sembilan orang.

Kemudian korban tewas bertambah lagi sembilan orang, empat orang dari Jakarta Selatan dan lima orang dari Jakarta Timur, akibat meminum miras oplosan dengan nama Gingseng, dan dijual Rp 20 ribu per plastik itu. Secara keseluruhan, sudah ada 18 korban tewas dalam insiden itu.

Sementara itu, warga Depok juga diinformasikan ada yang meninggal berjumlah enam orang, total korban meninggal hingga saat ini pun bertambah menjadi 24 orang. 0 NIZ
Berita Lainnya
Senin, 19 November 2018
Jumat, 16 November 2018
Kamis, 15 November 2018
Senin, 12 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Jumat, 09 November 2018
Kamis, 08 November 2018
Selasa, 06 November 2018
Selasa, 30 Oktober 2018
Senin, 29 Oktober 2018
Jumat, 26 Oktober 2018
Rabu, 24 Oktober 2018