Sabtu, 07 April 2018

2017, Biaya Pengobatan Kanker Hampir Rp3 Triliun

Ist.
Beritabatavia.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkirakan biaya pengobatan penyakit kanker sepanjang tahun lalu mendekati Rp3 triliun. Jumlah itu berarti naik naik 30,43 persen dibandingkan 2016 sebesar RpRp2,3 triliun.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Asjikin Iman Hidayat Dachlan mengatakan dana yang digelontorkan untuk pengobatan kanker terus meningkat sejak 2014. "Dari Rp1,5 triliun, kemudian 2016 langsung Rp2,3 triliun, dan September 2017 menjadi Rp2,1 triliun," terang Asjikin, di acara "Our Cancer Journey: Myths & Facts" di Jakarta, Sabtu (7/4).

Jumlah biaya pengobatan kanker itu tak sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Asjikin, seluruh biaya itu digelontorkan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan.

Dana BPJS Kesehatan sendiri berasal dari dua kantong, yakni dana dari pemerintah dan iuran peserta BPJS Kesehatan itu sendiri. Sehingga, pemerintah jelas mengambil peran dalam pembiayaan tersebut. "Jadi jumlah Rp3 triliun tidak semua dari APBN, porsinya sama BPJS Kesehatannya sendiri 50:50," jelas Asjikin.

Kenaikan biaya pengobatan BPJS Kesehatan tiap tahunnya karena mayoritas pasien kanker berobat ke rumah sakit ketika sudah masuk dalam stadium lanjut. Hal ini karena pasien telat menyadari gejala kankernya. Untuk itu, pemerintah juga fokus untuk mensosialisasikan melalui berbagai seminar terkait gejala kanker agar penyakit tersebut bisa dideteksi sejak awal agar pengobatan bisa dilakukan lebih mudah."Kesembuhannya juga lebih baik, kemudian pengobatan lebih murah," imbuh Asjikin.

Untuk tahun ini, Asjikin tak bisa menyebut pasti jumlah dana yang dialokasikan pemerintah khusus untuk mengobati kanker dari total anggaran kesehatan dalam APBN 2018. "Biasanya kami menetapkan itu untuk faktor risikonya, untuk pencegahan dini. Tapi tidak bisa berapa yang kanker karena kami juga melakukannya untuk penyakit lain," papar Asjikin.

Anggaran kesehatan dalam APBN 2018 sendiri meningkat sebesar 5,8 persen menjadi Rp111 triliun dibandingkan dengan 2017 lalu yang hanya Rp104,9 triliun. 0 CIO
Berita Terpopuler
Selasa, 23 Oktober 2018