Senin, 09 April 2018

Suriah: Israel Dalangi Serangan Rudal ke Pangkalan Udara

Ist.
Beritabatavia.com - Suriah menuding Israel sebagai dalang di balik serangan rudal ke pangkalan udara di Kota Homs pada Senin (9/4). "Agresi Israel di Terminal 4 dilakukan dengan pesawat F-15 yang menembakkan sejumlah rudal dari Libanon," demikian bunyi laporan kantor berita Suriah, SANA, sebagaimana dikutip Reuters.

Pernyataan ini dilansir tak lama setelah Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa serangan itu dilakuan menggunakan dua jet tempur F-15 milik Israel. "Kedua jet itu melontarkan delapan rudal, lima di antaranya berhasil diintersepsi oleh pasukan mereka di Suriah," lontarnya.

Sebelumnya, SANA melaporkan bahwa pemerintah Suriah menduga serangan itu dilakukan oleh AS, tapi Washington mengonfirmasi bahwa militer mereka tak melakukan serangan udara.

Insiden ini memang terjadi tak lama setelah Presiden Donald Trump memperingatkan Suriah mengenai dugaan serangan senjata kimia yang menewaskan puluhan orang di daerah kekuasaan pemberontak di Kota Douma pada Sabtu (7/4).

"Banyak yang tewas, termasuk perempuan dan anak, dalam serangan kimia yang tak masuk akal di Suriah. Daerah itu tertutup dan dikepung Tentara Suriah, membuatnya benar-benar tak bisa diakses dunia luar," kicau Trump melalui akun Twitter pribadinya.

Melanjutkan pernyataan itu, Trump menulis, "Presiden Putin, Rusia, dan Iran bertanggung jawab karena mendukung Binatang Assad."

Pernyataan tersebut disampaikan tepat setahun setelah AS menyerang satu pangkalan udara Suriah sebagai balasan atas serangan sarin di Khan Sheikhoun pada 2017. 0 DAY