Sabtu, 21 April 2018

Trotoar Sepanjang Kalibata Berantakan

Ist.
Beritabatavia.com - Trotoar di sepanjang Taman Pemakan Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, dikeluhkan warga . Pasalnya, seluruh konblok yang baru dibangun akhir tahun 2017 itu, kondisinya sudah berantakan dan amburadul.

Seperti Herman, 28, seorang pejalan kaki mengaku akibat rusaknya trotoar membuat dirinya terpaksa berjalan di badan jalan. Ini tentu sangat berbahaya, namun ia terpaksa melakukan karena jika melintas di trotoar sudah tidak nyaman lagi.

“Habisnya kalau jalan lewat trotoar sudah tak nyaman lagi. Bisa-bisa kaki keseleo karena paving blocknya pada copot, padahal baru beberapa bulan lalu di perbaiki tapi kondisinya rusak lagi” kata Herman, seperti dikutip Poskotanews.com, Sabtu (21/04/2018).

Hal yang sama dikatakan Putri, 30, warga Jalan Raya Pasar Minggu. Ia menuding Pemprov DKI sudah tidak peduli dengan pejalan kaki meski kondisi trotoar di samping TMP Kalibata amburadul. Sebab meski kondisi sudah rusak parah namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

“Ini sebagai bukti bahwa hak pejalan kaki di Jakarta enggak dipedulikan lagi. Trotoar rusak dan amburadul malah dibiarkan. Makanya kami berharap kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk segera memerintahkan intansi terkait segera memperbaiki sebelum banyak warga jadi korban yang terjatuh” keluhnya.

Putri juga menilai, pembangunan trotoar tersebut terkesan tidak serius dan asal jadi. Dia menduga pembangunan yang dilakukan tahun lalu hanya untuk kejar target demi menyerap anggaran.

“Kalau enggak salah trotoar ini belum lama dipasang. Makanya wajar dong aku sebut pembangunan asal jadi. Apa harus nunggu laporan warga dulu, harusnya ada petugas yang memantau dan melaporkan kerusakan-kerusakan seperti ini. Buat apa PNS Jakarta dikasih TKD maksimal kalau urusan pelayanan saja buruk,” kata dia.

Dia juga melihat, selain di lokasi juga banyak tempat lainnya yang trotoar masih berantakan dan tidak layak. Bahkan, banyak yang tertutup utilitas, makanya dirinya mempertanyakan kinerja Sudin Bina Marga, Jakarta Selatan.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Agustio Ruhuseto berdalih, kerusakan trotoar tersebut diakibatkan utilitas. Dia mengaku pihaknya tidak mampu mengawasi pengerjaan utilitas karena dilakukan malam hari. “Kerusakan itu karena proyek utilitas. Kita juga tidak bisa mengawasi karena adanya malam hari,” kilah Agus Ruhuseto. 0 PKO








Berita Terpopuler