Minggu, 22 April 2018

Sopir Trailer Priok Jadi Bancaan Preman

Ist.
Beritabatavia.com -
Sejumlah sopir trailer Pelabuhan Tanjung Priok resah. Maraknya premanisme, yang sering beraksi di sepanjang jalan mulai dari pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok, Pasar Waru Koja, Marunda, Cilincing dan Semper, Jakarta Utara aksinya sudah keterlaluan. Bahkan sopir setiap hari jadi bancakan preman. Mereka berkeliaran memalak sopir-sopir seenaknya. Bila tidak diberikan kaca mobil dipecah atau sopir dilukai.

Beberapa sopir yang menjadi korban mengungkapkan, preman tersebut tidak sedirian, minimal dua orang. Mereka beroperasi saat kondisi jalan sedang macet. “Kaca mobil saya hancur dipecahin pake batu, karena mereka tidak terima saya kasih duaribu,” tutur Takim, satu sopir.

Dia menceritakan kejadiannya dua hari lalu, sekitar pukul 15.00 saat melintas di Jalan Bogasari yang macet. Dua pemuda menghampiri mobilnya dan langsung meminta uang. Lalu diberi Rp2 ribu tapi menolak dan naik ke mobil. Saat hendak merampas HP, juga gagal.

Dua pemuda itu turun dari mobil tapi mengambil bongkahan batu lalu melempar ke kaca truk hingga retak. Hal sama dikemukakan Udin, Sopir trailer. “Saya pernah ngadu sama petugas saat diminta preman Rp50 ribu,” kata Udin. “Tetap petugas berseragam malah menyuruh saya lapor ke Polsek atau Polres.” tambahnya.

Atas kondisi inilah para sopir ini mendesak aparat pemerintah baik Satpol-PP maupun polisi segera menggelar razia dan mengambil tindakan tegas para pelakunya. Pasalnya keberadaan mereka ini membuat resah karena selalu memalaki para pengendara dengan cara memaksa paksa dan jika tidak dikasih tak segan-segan melakukan tindakan anarkis.

Diharapkan dengan adanya razia ini ke depan akan menciptakan rasa aman dan nyaman warga maupun calon penumpang yang ada di terminal tersebut.

Permintaan ini disampaikan warga melalui SMS yang dikirin ke redaksi Pos Kota melalui aspirasi yang berisi: Kpd. Aparat yang berwenang, tolong untuk ditertibkan dan bikin jera para preman jalanan di sekitar jalan mau masuk Pelabuhan Tanjung Priok dan Marunda dari Semper, karena para sopir sudah sangat resah dengan ulah para prean tersebut yang selalu memalaki para pengendara dengan paksa, mohon untuk tindaklanjutnya dari aparat setempat. Terima kasih. (083892733xxx). 0 PKO