Selasa, 01 Mei 2018

Penculik Bayi Di Depok Dicokok

Ist.
Beritabatavia.com -

Wanita paruh baya, penculik bayi Aditya di Depok ini, hanya bisa menangis dan menunjukkan raut wajah bersalah. Maksud hatinya ingin mencari perhatian suami, Jumiati (50) tetapi malah masuk bui karena menculik anak orang.

Ibu rumah tangga ini nekad mencuri Aditya, bayi berusia masih 14 hari, hanya untuk mengambil hati suaminya setelah sempat mengalami keguguran. “Anak pertama saya dari suami kedua pernah keguguran. Karena itu saya ambil bayi ini untuk diadopsi. Tapi suami gak mau setelah tahu itu anak orang. Saya titipkan pada teman US dan bilang kalau ini anak saya,” tuturnya, Selasa (1/5/2018)

Jumiati mengakui perbuatannya menculik Aditya dari rumahnya saat sedang ditinggal tidur berdua kakaknya di kawasan Kp. Cikumpa, Mekarjaya, Sukmajaya Kota Depok, Jumat (27/4) pagi. Ibu tiga anak dari hasil suami pertamanya mengaku, niat mengambil bayi saat ibu korban sering membawa bayi ke sekolah saat mengantarkan anaknya ke sekolah.

“Anak saya yang di SD satu sekolah dengan anak korban. Karena tahu keseharian Marlina, saya culik bayi itu saat ibunya ke warung,” ungkapnya.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto menyebutkan pelaku tidak ada niat mau menjual bayi ke jaringan penjualan manusia.“Kasus ini murni penculikan karena ingin mempunyai anak lagi. Tidak ada niat pelaku untuk menjual atau jaringan penjual anak,” jelasnya.

“Pelaku kita kenakan Pasal 330 jo 83 pasal 76 huruf F Undang-Undang anak dibawah umur dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. Barang bukti berupa perlengkapan bayi disita petugas.”

Ranto,35, bapak dari bayi Aditya, mengaku merasa senang dan bahagia lantaran dirinya dan istrinya Marlina,32, bisa dipertemukan kembali oleh putra ketiganya Aditya Hamizan Purnomo setelah selama empat hari diculik oleh orang tidak dikenal.

“Saya pribadi beserta istri mengucapkan banyak rasa terima kasih dan serta mengapresiasi kepada semua pihak khususnya Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto yang telah mengungkap menemukan bayi kami,”ujarnya di rumahnya Gang Flamboyan , Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok,

Ranto berprofesi sebagai security ini mengungkapkan sewaktu dipertemukan dengan anaknya sudah ada perubahan terhadap Aditya. “Anak saya Adit kepala sudah plontos saat ketemu tadi di RS Mitra Keluarga. Sebelumnya ada rambut kepala, pelaku telah mencukur plontos bayi anak saya. Tapi ciri-ciri lain pada punggung belakang ada bulu rambut halus,”katanya.

Pada saat diberi kabar oleh Polres, lanjut Ranto, Senin kemarin pukul 09.00 WIB bahwa telah ditemukan bayi lalu bersama istrinya Marlina langsung pergi ke RS Mitra Keluarga untuk melihat bayinya itu.

Saat pertama anak diculik menurut Ranto sedang kurang sehat sakit pilek. Namun setelah dipertemukan dengan bayinya di rumah sakit kondisi sehat. “Mungkin karena kurang asupan ASI, terlihat sedikit dehidrasi namun sudah bisa diatasi saat langsung ditemukan sama ibu langsung diberi ASI,”tambahnya.

Raut wajah kebahagian terpancar dari wajah Marlina karena sebelumnya keadaan psikis sempat terganggu. “Kami bersyukur dan alhamdulilah anak kami dapat ditemukan dan masih hidup. Keadaan gangguan psikis istri terbayar sudah ,” jelasnya. “Kami mengimbau kepada keluarga lain untuk selalu waspada dan jangan meninggalkan bayi untuk selalu ada pemantauan dari orang tua.” tambahnya. 0 PKC