Selasa, 08 Mei 2018

SKB 3 Menteri Jawaban Kegalauan Pemerintah Wujudkan Kamseltibcarlantas

Ist.
Beritabatavia.com - Indonesia Traffic Watch (ITW) menilai SKB 3 Menteri terkait penetapan cuti bersama lebaran selama 10 hari adalah upaya untuk menutupi kegalauan pemerintah karena belum  mampu mewujudkan keamanan,keselamatan,ketertiban,kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) saat musim mudik mendatang.

Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan mengatakan, SKB 3 Menteri itu adalah jawaban atas ketidakmampuan pemerintah untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas pada musim mudik lebaran mendatang. Namun, dikemas sedemikian rupa dengan alasan memberikan waktu luang bagi warga untuk berkumpul dengan keluarga.

“Padahal SKB 3 Menteri itu untuk menutupi ketidak siapan pemerintah memenuhi kewajibannya melayani masyarakat untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas pada musim mudik lebaran nanti,” kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan, Selasa (8/5).

Selain itu, Edison melanjutkan, sangat disayangkan SKB 3 Menteri yang menetapkan libur bersama selama 10 hari yaitu pada 11-20 Juni 2018. Sebab, kebijakan itu  sangat berlawanan dengan ajakan Presiden Jokowi yang terkenal dengan kerja, kerja dan kerja.

“Menterinya koq buat kebijakan libur,libur dan libur,” tanya Edison.

ITW menilai, SKB 3 Menteri itu menghambat aktivitas yang berdampak pada melambatnya perputran roda ekonomi,sehingga membuat Indonesia semakin tertinggal jauh dari Negara-negara lain yang terus bekerja,bekerja dan bekerja.

Menurut Edison, seharusnya pemerintah membuat kebijakan yang bisa memotivasi seluruh elemen bangsa untuk meningkatkan produktifitas ,kreatifitas dan inovatif. Sehingga proses dalam mencapai tujuan untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia bisa terwujud lebih cepat.

ITW meyakini, SKB 3 Mentri itu adalah jawaban atas keraguan dan ketidaksiapan pemerintah untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas pada musim mudik lebaran nanti. O Iki