Rabu, 09 Mei 2018

Tentukan Ramadhan, 95 Titik Pemantauan Hilal se Indonesia

Ist.
Beritabatavia.com -
Kementerian Agama (Kemenag) untuk menetapkan awal bulan Ramadhan 1439H/2018M, salah satu langkahnya dengan melakukan pemantauan hilal (Rukyatul Hilal). Setidaknya, ada 95 titik yang akan dijadikan lokasi pemantauan hilal di seluruh Indonesia.

"Setiap provinsi minimal ada satu satu titik yang akan dijadikan tempat pemantauan hilal. Tercatat ada 95 titik lokasi rukyatul hilal awal Ramadhan 1439 Hijriah di seluruh Indonesia," papar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ahmad Juraidi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Dilanjutkan, jumlah titik lokasi tersebut bertambah dari tahun sebelumnya. Pada 2017 lalu, Kemenag hanya memantau hilal di 84 titik lokasi di 33 provinsi. Hasil dari pemantauan hilal tersebut, nantinya akan dimusyawarahkan di sidang itsbat (penetapan) yang akan digelar pada Selasa (15/5/2018).

Melalui mekanisme sidang itsbat itu, Kemenag akan menetapkan kapan umat muslim Indonesia akan mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Kemungkinan besar, pelaksanaan ibadah puasa tahun ini akan digelar secara bersamaan pada Kamis (17/5).

Proses sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB, diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1439H. Adapun proses sidang itsbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas shalat Maghrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

"Hasil rukyatul hilal dan data hisab posisi hilal awal Ramadhan 1439 Hijriah akan dimusyawarahkan dalam sidang itsbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1439H," kata Juraidi. 0 RLS