Jumat, 18 Mei 2018

Bongkar Kasus Skimming,Ditkrimum Polda Metro Sabet Law Enforcement Award 2018 di Singapore

Ist.
Beritabatavia.com - Profesionalisme dan kerja keras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya mendapat penghargaan  Law Enforcement Award dalam rangka AP Visa Risk Security Summit 2018 yang diadakan oleh Visa Internasional di Singapura sejak Rabu 16 Mei sampai Kamis 17 Mei 2018.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta, mengatakan, penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Subdit 3/Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus pencurian dana nasabah bank atau skimmimg di wilayah hukum Polda Metro.

“Kasus skimmimg telah diungkap oleh Subdit 3 Resmob Polda Metro sebanyak 11 kasus dengan total tersangka 18 orang,” kata Kombes Nico, Jumat (18/5).

Selain itu, Nico mengatakan penyidik juga berhasil menyita sebanyak 2025 kartu ATM palsu berisi data nasabah dari 77 bank yang berada di 24 negara.

Menurut Nico, pemberian penghargaan itu berawal dari surat undangan Visa Internasional dan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Nomor: AKKI/2018/IV/104. Untuk menghadiri  AP Visa Risk Security Summit 2018 atau forum pertemuan yang dihadiri oleh seluruh industri pembayaran seluruh Asia Pasific yang berjumlah 600 industri pembayaran yang membahas mengenai management resiko pada sistem pembayaran.

“Bagaimana menanganinya, koordinasi lintas bank, kebijakan-kebijakannya, sistem untuk mengendalikan kejahatan pada sistem pembayaran dan membangun network yang berhubungan pada sistem pembayaran,” kata Nico.

Nico menjelaskan, para pelaku pembobol ATM bank dalam melakukan aksinya hanya memakan waktu 5 sampai 10 menit untuk memasang alat skimming ke dalam mesin ATM, karena perangkat canggih itu didatangkan dari luar negeri.

Perwira menengah Polri berpangkat Kombes itu mengimbau,  apabila seorang nasabah mendapati mesin ATM yang tidak wajar misalnya susah memasukkan kartu ATM, sebaiknya langsung segera mencari mesin ATM alternatif. Sebab, para pelaku biasanya memasang alat skimmer di lubang atau tempat memasukan kartu. Serta menempel spycam atau kamera tersembunyi tepat di atas lubang kartu untuk mendapatkan PIN.

Setelah itu, data nasabah yang sudah masuk itu disimpan ke hard disk dan dipindahkan lagi ke komputer untuk diproses pemindahan data ke kartu ATM. Setelah semua selesai,mereka akan menguras saldo menggunakan PIN yang telah direkam dari spycam.

Untuk itu, Nico meminta para nasabah selalu waspada dengan modus pelaku pembobolan data ATM dengan modus skimming terutama jika melihat ada orang yang berlama-lama di ATM, agar segera dilaporkan ke petugas atau Satpam.

“Peran masyarakat penting jika menemukan ada orang yang lama di ATM laporkan ke petugas, karena transaksi di ATM tidak lebih dari lima menit," kata Kombes Nico.

Penyelenggara menilai profesionalisme dan kerja keras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sangat memuaskan. Sehingga AP Visa Security Summit 2018  di Singapore memberikan penghargaan Law Enforcement Award 2018  kepada Kombes Pol Nico Afinta selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono. Serta AKP Rovan Richard Mahenu sebagai  Kanit 4 Subdit Resmob Polda Metro Jaya dan Iptu Verdika Bagus Prasetyo sebagai Panit 3 unit 4 Subdit Resmob Polda Metro Jaya. O son

Berita Terpopuler