Sabtu, 19 Mei 2018

Menag Prihatin Pasca Bom Surabaya, Wanita Bercadar Dicurigai

Ist.
Beritabatavia.com - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin prihatin pasca kejadian bom Surabaya, perempuan yang bercadar semakin dicurigai. Padahal sikap seperti ini salah besar. Dan meminta masyarakat untuk tidak memberikan perlakuan diskriminatif dan tetap menghormati wanita yang memakai cadar.

"Kita semua perlu menghormati mereka yang bercadar. Sebagaimana kita juga hormat kepada orang-orang lain yang gunakan berbagai macam atribut keagamaan," ujar Menag Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/05/2018).

Ia mengakui insiden peledakan bom di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5), yang mana salah satu aksi itu melibatkan perempuan bercadar, akhirnya membuat sejumlah pihak menyimpan curiga kepada para pengguna cadar.

Dugaan itu, kata Lukman, perlu dihilangkan karena alasan pemakaian cadar sesungguhnya diyakini karena sesuai dengan pemahaman serta pengamalan ajaran agama yang dianut para penggunanya, sehingga tidak tepat jika mereka disamaratakan dengan kelompok radikal.

"Pengguna cadar juga diharapkan bisa memahami sekaligus menghormati situasi lingkungan sekitarnya. Apalagi, kondisi belakangan ini, sebagian besar masyarakat kita punya semacam kerisauan atau keresahan terhadap mereka yang gunakan cadar itu," tutur dia.

Menurut Lukman, jika pengguna cadar tidak bersikap eksklusif dan tetap berbaur dengan masyarakat, maka prasangka terhadap mereka diyakini akan menghilang. 0 eee