Senin, 21 Mei 2018

Laka Maut Bumiayu, Rem Blong Akibat Pembiaran

Ist.
Beritabatavia.com - Kecelakaan maut menewaskan 11 orang terjadi di Brebes, Jawa Tengah, Minggu (20/5), sekira Pukul 16.00 Wib. Peristiwa yang menebar duka itu bermula ketika truk tronton bernomor polisi H 1996 CZ  mengalami rem blong dan menabrak 13 sepeda motor dan 1 mobil di jalur Paguyangan-Bumiayu, Jawa Tengah,. 6.00 WIB.

Disebutkan, truk bermuatan gula pasir dari Cilacap itu melintas dari arah selatan ke utara. Sebelum peristiwa maut terjadi, truk baru saja turun dari Flyover Kretek Paguyangan, Brebes.
Kecelakaan yang menelan korban jiwa yang jumlahnya banyak merupakan peristiwa yang terus berulang dan berulang dengan alasan rem blong.

Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkemsel) Korps Lantas Polri, Brigjen Chrisnanda Dwilaksana mengatakan, beberapa factor yang menjadi penyebab rem blong adalah sebagai berikut:

1. Kendaraan tidak laik jalan namun terus saja dioperasionalkan
2. Kendaraan produk modifikasi / ditambah atau dirubah rubah mesin maupun dimensinya yang dilakukan karoseri atau bengkel yang tidak terkontrol standar kualitas keselamatanya.
3. Kendaraan yang over load / lebih muatan
4. Kualitas transmisi yang menggunakan barang-barang second/ bekas atau tiruan / kwalitas rendah
5. Pengemudi yang tidak memiliki pengetahuan atau ketrampilan tentang keselamatan berkendara
6. Situasi alam atau jalan yang berliku turunan tajam atau jalanan yang tidak memenuhi standar safer road
7. Pengusaha yang tidak peduli akan keselamatan hanya memikirkan keuntungan sesaat dan membiarkan kendaraanya dioperasionalkan dengan melanggar ketentuan.
8. Masyarakat yang menjadi pelanggannya juga tak jarang memaksakan atau membiarkan barangnya diangkut dengan cara-cara yang melanggar standar keselamatan.
9. Penegakkan hukum yang parsial dan masih sebatas pengemudi yang dikenai beban atau tanggung jawab

Brigjen Chrisnanda mengingatkan, agar 9 point di atas merupakan hal-hal yang perlu menjadi perhatian dalam menangani rem blong.

Dikatakan, rem blong bisa dianalogikan sebagai serangan jantung. Namun apa penyebab serangan jantung sering diabaikan bahkan tidak pernah tertangani.

Dia juga menyoroti masalah kendaraan bermotor untuk angkutan umum baik orang maupun barang uji kelaikan atau kir beroperasionalnya kendaraan tidak hanya sebatas diberi stiker atau pemeriksaan manual yang sekenanya dan seadanya.

“Seharusnya, yang berkaitan dengan sistem perawatan dan  penggunaan spare part nya pun perlu adanya sistem pengawasan dan cek kualitas bengkel maupun karoseri,” kata Chrisnanda, Senin (21/5).

Kemudian, tambahnya, merekapun bertanggungjawab atas perubahan dimensi, mesin maupun transmisinya. Demikian halnya pada sistem bisnis kendaraan second/ bekas riwayat perawatannya menjadi syarat utama yang bisa saja di rangking per jenis merk kendaraan.

Dengan demikian masyarakat  tidak terjebak atau asal harga murah namun standar safetynya rendah. Demikian halnya penegakkan hukum dapat dibangun sistem de merit untuk perpanjangan ijin usaha maupun perpanjangan STNK maupun TNKB.

Lebih lanjut, Chrisnanda menjelaskan, para jaksa maupun hakim tidak serta merta lepas tangan, bukan urusan saya. Menindak dengan besaran denda yang membuat orang berpikir 5 kali apabila denda yang dijatuhkan 3x lipat keuntungan dari bisnis ilegal atau over load.

Sistem data yang terpadu dalam big datapun akan mendukung implementasi safer vehicle, safer road dan safer road users.
Di sinilah perlunya road safety centre untuk peduli menyuarakan standar-standar road safety yang masih banyak diabaikan.
“Tatkala rem blong masih jadi jawaban sakti dan sebagai kambing hitam maka jangan harap road safety akan tercapai dalam menuju zero accident,” pungkas Brigjen Chrisnanda. O son