Selasa, 22 Mei 2018

Jenderal Fadil Membangun Derap Langkah Menjadi Promoter

Ist.
Beritabatavia.com - Seperti meniti anak tangga, perlahan tapi pasti. Begitulah Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi DR Muhammad Fadil Imran meniti karir sejak lulus AKPOL 1991 silam. Sejumlah jabatan yang pernah didudukinya menjadi warna khas dalam perjalanan karirnya sebagai anggota Polri.

Pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 14 Agustus 1968 silam, bukan hanya cemerlang dalam mengimplementasikan ilmu kepolisian dan piawai memanage organisasi yang dipimpinnya. Brigjen Fadil Imran juga tak pernah surut semangat untuk belajar dan menuntut ilmu pengetahuan di perguruan tinggi. Ditengah kesibukan dan waktu yang tersita karena tuntutan tugas sebagai perwira Polri, Muhammad Fadil Imran saat berpangkat Komisaris besar (Kombes) telah berhasil menyabet gelar Doktor kriminologi dari Universitas Indonesia (UI).

Hebatnya, semua prestasi dan keberhasilan yang diraih maupun jabatan yang disandangnya, tak merubah sikap pribadinya. Fadil Imran tetap menjadi sosok pekerja keras yang selalu memelihara persahabatan, tak pernah minus senyum dan tetap sederhana. Seperti pengakuan sejumlah anggota Bhara Daksa (sebutan alumni AKPOL 1991) Muhammad Fadil Imran adalah  sosok yang selalu memberikan  solusi. Selain itu, pria yang memiliki jok-jok segar sehingga mengundang tawa, juga memiliki kepedulian yang tinggi.

“ Kalau untuk kebaikan dan kepentingan banyak orang, dia tidak pernah menolak,” kata ketua Bhara Daksa, Brigjen Muhammad Iqbal.

Pengakuan tersebut tak membuat Fadil Imran tersanjung apalagi gede rasa alias GR. Bahkan tak terlihat ada perubahan ekpresi wajah saat mendengar pengakuan rekan seangkatannya tersebut.

“ Hanya berupaya agar keberadaan saya bisa bermanfaat bagi orang lain maupun masyarakat,” kata Muhammad Fadil Imran, diruang kerjanya, Selasa 22 Mei 2018. 

Jabatan Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipiter) Bareskrim Polri adalah penggalan dari rangkaian penugasan atas kepercayaan pimpinan kepada Brigjen Muhammad Fadil Imran. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan telah memberikan kepercayaan untuk melaksanakan tugas fokok dan fungsi Polri.
 
“Alhamdullilah, semua tugas yang dipercayakan pimpinan dapat saya laksanakan bersama seluruh anggota dengan baik,” ujarnya.

Sebagai perwira Polri, Fadil memiliki keahlian dibidang reserse. Dibuktikan dengan keberhasilannya mengungkap berbagai kasus besar seperti kasus mutilasi yang mengguncang ibukota beberapa tahun lalu. Seiring dengan perjalanan waktu, Fadil dipercaya menjabat Kapolres KP3 Tanjungpriok, Jakarta. Kemudian Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau (Kepri). Tidak berapa lama kemudian, ditugaskan sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, selanjutnya mengikuti pendidikan Sespati Polri.

Selepas pendidikan Sespati, Fadil dipercaya dan ditunjuk sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya. Penugasan Fadil Imran sebagai Dirkrimsus sekaligus memperkaya khasanah ilmu reserse yang dimilikinya. Seperti meniti anak tangga, dari sana Fadil diberikan tanggungjawab untuk memimpin Direktorat Tindak Pidana Cyber Crime Bareskrim Polri yang baru dibentuk. Seraya membangun sarana prasarana dan infrastruktur agar Direktorat baru itu dapat berselancar di dunia maya, Fadil terus memaksimalkan kinerja reserse cyber crime.

Hingga awal Maret  2018, Brigjen DR Muhammad Fadil Imran diberikan tanggungjawab untuk menakhodai Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Ditpiter) Bareskrim Polri. Dia menyebut, penugasan yang beragam itu telah memperkaya pengetahuannya tentang banyak hal, khususnya dibidang reserse. Setelah lama berkecimpung dibidang criminal umum, lalu criminal khusus kemudian cyber crime, kini menangani berbagai tindak pidana  tertentu seperti masalah pertambangan,kebakaran hutan dan berbagai tindak pidana yang tidak ditangani oleh empat direktorat reserse lainnya. 

Menurut Brigjen DR Muhammad Fadil Imran, tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan oleh pimpinan adalah sebuah kesempatan yang harus dilaksanakan bersama seluruh timnya. Oleh karena itu, seluruh anggota harus menjadi bagian penting untuk melaksanakan tugas dengan baik. Hasilnya juga merupakan prestasi bersama seluruh personil.

“ Sebagai pimpinan, saya berupaya memotivasi seluruh anggota agar memiliki derap langkah dan sikap yang sama dengan dirinya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sekaligus secara konsisten mengajak dan mengarahkan untuk menjadi polisi yang profesional,moderen dan dipercaya masyarakat (promoter),” kata Brigjen DR Muhammad Fadil Imran. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 17 September 2018
Sabtu, 25 Agustus 2018
Sabtu, 25 Agustus 2018
Senin, 06 Agustus 2018
Jumat, 27 Juli 2018
Rabu, 18 Juli 2018
Rabu, 11 Juli 2018
Jumat, 25 Mei 2018
Selasa, 22 Mei 2018
Senin, 21 Mei 2018
Sabtu, 14 April 2018
Sabtu, 10 Maret 2018