Jumat, 01 Juni 2018

Diduga Cemburu, Wanita Thailand Dibunuh

Ist.
Beritabatavia.com -
Polres Metro Jakarta Pusat masih mengusut kasus pembunuhan wanita Warga Negara Thailand di kamar 720 Big Hotel Jalan Kartini Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (27/5) lalu . Motifnya diduga karena suami korban cemburu. Roeng Predit Julak jadi korban pembunuhan yang dilakukan suami sesuai dari hasil otopsi dokter RSCM, Rabu (30/5) malam.

“Namun berkat informasi dari saksi, sang suami Ali Khaita,27, WN Mali dibekuk Resmob Polres Jakarta Pusat, Rabu (30/5) pukul 16:00, di Hotel Wiguna, Cipanas, Cianjur, Jabar,” ujar Kapolres Metro Jakpus Kombes Roma Hutajulu, dalam keterangan persnya, Jumat (01/06)

Dari ketetangan saksi YD, YR, AJ dan IM, dan foto yang ditemukan polisi di lokasi kejadian motifnya diduga cemburu. Tersangka Ali Khaita menuding istri selingkuh setelah melihat korban dari telepon genggam lagi selvi dengan pria lain.

Kasat Reskrim AKBP Tahan Marpaung, menuturkan kalau Ali Khaita suami wanita itu datang ke Indonesia Selasa (22/5/2018) langsung chek-in di Big Hotel di lantai 7 kamar 720. Keesokan harinya pria itu lalu menghubungi istrinya minta agar datang ke Jakarta.

Namun korban sebelumnya Ali melihat istrinya di Facebook asyik foto bersama pria lain. Setibanya di kamar hotel, Ali mempertanyakan soal foto, wanita muda itu tidak mengubris hingga akhirnya Ali Khaita, langsung membekap mulut kemudian menjerat leher pakai tali yang sudah dipersiapkan.

Setelah wanita itu tewas kemudian jasadnya ditarik ke toilet setelah itu menukar pakaian korban dan menaikan kembali ke tempat tidur. Sementara pelaku kemudian kabur meninggalkan jenazah istrinya di kamar hotel.

Kasus terkuak setelah petugas hotel curiga karena pintu kamar terbuka dan mencium busuk. Ketika dicek oleh saksi ternyata ada mayat.
Petugas hotel melaporkan kejadian itu ke polisi. Petugas Polsek yang datang segera mengirim jenazah wanita itu ke RSCM. Namun Kasat Reskrim Tahan Marpaung yang curiga penyebab kematian kembali mendatangi kamar jenazah.

Berkat kecurigaan petugas serta naluri reserse akhirnya pukul 22:00, jenazah wanita sudah 3 hari di kamar pendingin segera diperintahkan untuk segera diotopsi guna kepentingan penyelidikan kematian. Dari hasil otopsi dilakukan dokter forensik FKUI-RSCM terbukti korban tewas akibat dibunuh hal itu terlihat jelas ada luka bekas jeratan tali rapia serta bekas cekik di bagian leher.

“Akibat perbuatan pelaku ia akan dikenakan pasal 338 ayat 1 KUHP yang berbunyi barang siapa yang merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun,” tegas Kapolres Metro Jakpus Kombes Pol Roma Hutajulu. 0 pkc
Berita Terpopuler
Rabu, 20 Juni 2018