Minggu, 03 Juni 2018

DPRD Desak Pemprov DKI Perhatikan Ksejahteraan Guru Ngaji

Ist.
Beritabatavia.com -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak untuk memperhatikan kesejahteraan guru ngaji di ibu kota. Pasalnya, selama ini guru ngaji seakan terabaikan kesejahteraannya dari Pemprov.

Komisi E DPRD DKI Jakarta Belly Bilalusalam mengatakan sudah saatnya kesejahteraan guru ngaji di Jakarta ditingkatkan dengan memberikan insentif bulanan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kami berharap Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies dapat lebih memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji ini, sehingga membuat Jakarta semakin berkah dan religius," kata Belly di Jakarta, Minggu (3/6/2018).

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) DPRD DKI ini, guru ngaji mempunyai peranan penting dalam mendidik anak-anak menjadi lebih berakhlak.

"Para guru ngaji lingkungan punya semangat bukan hanya berperan mendidik anak-anak untuk khatam Alquran. Tetapi juga membangun kearifan lokal dalam mendidik moral akhlak dan keagamaan mereka," katanya.

Putra Betawi ini menambahkan, saat ini guru ngaji hanya mendapatkan intensif dari Badan Amal Zakat Infak Sedekah (Bazis) sebesar Rp750 ribu hingga Rp Rp1 juta setahun sekali.

"Saat ini para guru ngaji di Jakarta baru hanya mendapatkan insentif 1 tahun sekali dari BAZIS, berkisar Rp750 ribu hingga Rp1 juta dan itupun rata-rata insentif diberikan hanya kepada dua orang guru ngaji di setiap RW," kata Belly.  0 SIN