Minggu, 03 Juni 2018

Phubbing

Ist.
Beritabatavia.com - Apakah Phubbing potensi menimbulkan masalah ?

Kata Phubbing mencuat pada pertengahan Mei 2012, yaitu pasca  diskusi yang digelar sejumlah ahli bahasa, sosiolog, dan budayawan di Sidney University. Disepakati, tindakan atau perilaku seseorang yang sibuk sendiri dengan gadget di tangannya, sehingga tidak peduli terhadap lingkungannya atau orang yang berada di dekatnya disebut Phubbing.

Sebuah artikel yang dimuat di Chinadaily.com menyebut Phubbing potensi memicu putusnya hubungan keluarga, persahabatan maupun relasi serta menimbulkan ketidakpercayaan. Disebutkan, Gagdget adalah penyebab utama timbulnya tindakan dan perilaku Phubbing.

Disadari atau tidak dan perlahan tapi pasti, kecanduan gagdget  telah membentuk pola hidup anti sosial dalam kehidupan masyarakat. Seseorang terlihat gelisah, galau, bahkan stress hanya karena alat canggih gagdget atau handphone miliknya tak dapat berfungsi.
 
Contoh lain yang selalu terlihat dalam aktivitas sosial, ketika ada empat orang atau lebih bertemu, namun tidak saling bicara atau berintraksi. Perhatian mereka tertuju pada dunia maya lewat gagdget masing-masing sampai mereka meninggalkan tempat pertemuan.

Phubbing telah menyelimuti dan mewarnai perilaku dan tindakan kita. Misalnya, saat berbicara dengan seseorang bahkan orang tua atau orang yang kita hormati, tangan kita sambil memainkan gadget. Saat menemani anak-anak mengerjakan tugas sekolah, setiap satu menit kita melirik layar handphone untuk mengetahui apakah ada pesan yang masuk.

Tidak hanya itu, pada momen makan berdua di restoran dengan istri atau kekasih, hape pun tidak boleh disimpan dan harus tetap aktif. Bahkan mampu menghentikan pembicaraan saat  ada suara pesan dari medsos yang masuk. Perilaku Phubbing juga tampak saat melaksanakan ibadah. Masih banyak yang melakukan aktivitas bermain medsos hingga ibadah selesai. Handphone yang kita beli, justru menimbulkan jarak dengan orang-orang yang kita sayangi. Phubbing telah menyita waktu dan aktivitas membuat kita menjadi Phubbing sejati.

Phubbing menjadi fenomena yang sangat umum, sekaligus ancaman terhadap upaya membangun budaya kehidupan sosial yang saling menghormati. Serta potensi menimbulkan terjadinya pola kehidupan anti sosial.


Kini,  lewat medsos, masyarakat diberbagai Negara termasuk Amerika Serikat sedang menggiatkan kampanye anti Phubbing. Sebagai bagian dari masyarakat dunia, tentu masyarakat Indonesia yang memiliki budaya timur, hendaknya berada di garda terdepan untuk menggelar kampanye anti Phubbing. Agar masyarakat Indonesia lebih waspada menggunakan gagdget.Sehingga tidak kehilangan kehidupan dunia nyata akibat  perilaku Phubbing. O Edison Siahaan

Berita Terpopuler
Kamis, 18 Oktober 2018
Berita Lainnya
Jumat, 20 Juli 2018
Senin, 16 Juli 2018
Kamis, 12 Juli 2018
Selasa, 10 Juli 2018
Minggu, 08 Juli 2018
Kamis, 05 Juli 2018
Minggu, 01 Juli 2018
Minggu, 10 Juni 2018
Sabtu, 09 Juni 2018
Rabu, 06 Juni 2018
Minggu, 03 Juni 2018