Kamis, 07 Juni 2018

Pengemudi Taksi Online Perkosa Penumpang

Ist.
Beritabatavia.com - Fujianto alias Fuji alias Yanto (38) warga Perum Harvest City Setu, Bekasi, akhirnya diringkus tim Resmob Ditreskrium Polda Metro Jaya, Senin 4 Juni 2018. Pria yang berfrofesi sebagai pengemudi taksi online Grab ditangkap karena diduga terlibat  kasus pemerkosaan dan pemerasan terhadap penumpangnya berinisial DS warga Tangerang, di jln Tol Jagorawi, Jakarta Timur, Sabtu 2 Juni 2018 lalu. 

Kasubdit 4 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyanto mengatakan, penangkapan bermula dari laporan terkait peristiwa yang dialami seorang wanita warga, Tangerang. Kemudian tim yang dipimpin AKP Rovan Richard Manehu melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil meringkus tersangka Fujianto.

“ Pria yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online Grab itu diduga melakukan pemerkosaan dan pemerasan, “ kata AKBP Aris, Kamis (7/6).

Dikatakan, tersangka sudah beberapa kali membawa korban dengan mobil Honda Mobilio nomor Polisi B 4232 KFD yang digunakan sebagai taksi online Grab. Kemudian pada Jumat 1 Juni 2018 sekira pukul 17.00 tersangka menghubungi korban dan mengajak makan ke daerah Bogor, Jawa Barat. Usai makan, tersangka mengajak korban menonton di Bioskop dikawasan Bogor, pada pukul 21.00. Namun, sebelum film selesai, korban minta pulang.

Tetapi mobil tersangka justru melaju ke  arah Puncak, Bogor Jawa Barat. Dalam perjalanan itulah tersangka mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Tetapi korban menolak dengan alasan sedang mensturasi atau datang bulang. Mendengar jawaban korban, tersangka marah seraya memutar balik arah mobilnya menuju arah Jakarta. Saat mobil melintas di kawasan Megamendung, tersangka tiba-tiba memarkir mobilnya di depan Indomaret untuk membeli lakban.

Setelah mobil melintas di dekat Rest Area Cibubur KM 10, tersangka berhenti dipinggir ruas jalan tol. Saat itulah tersangka membekap korban dan mengikat tangan serta kakinya dengan menggunakan lakban. Dalam kondisi terikat, korban lalu dibawa ke daerah Cibinong, setelah handphone dan uangnya diambil oleh tersangka.

Akibat ancaman akan dibunuh membuat korban ketakutan, akhirnya korban bersedia memenuhi keinginan tersangka untuk melayani nafsu bejatnya. Setelah ikatan kaki dan tangan korban dilepas, tersangka langsung memperkosanya di dalam mobil.
Menurut AKBP Aris Supriyanto, selain meringkus tersangka, pihaknya juga menyita barang bukti berupa satu unit mobil Honda Mobilio B 4232 KFD, uang tunai sebesar Rp 2.200.000 , satu buah handphone merk oppo F5 warna gold milik korban dan lakban bekas serta pakaian yang digunakan tersangka dan korban. “Tersangka masih menjalani pemeriksaan,” kata Aris. O son