Minggu, 10 Juni 2018

Pemudik: Ruang Tunggu Stasiun Pasar Senen Memprihatinkan

Ist.
Beritabatavia.com -
Jelang Lebaran, lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6). Namun, itu tidak diiringi dengan penambahan fasilitas umum bagi pengunjung, terutama ruang tunggu bagi Penumpang. PT. KAI tak pernah memprihatinkan fasilitas penumpang, apakah karena ini penumpang kelas ekonomi, rakyat jelata sehingga diabaikan. Memprihatinkan memang.

Seorang warga asal Surabaya tinggal di Cikarang, Fajar, terpaksa harus duduk ngemper bersama istri dan anaknya depan area pemeriksaan tiket. Pasalnya, ruang tunggu penumpang sudah dipadati pemudik. Sementara, area peron baru dibuka satu jam sebelum jadwal berangkat.
"Banyak [calon penumpang] dimana-mana yang berceceran gitu. Harapan saya sih ditambah fasilitas area tunggu keretanya," tutur dia,

Fajar mengatakan kereta yang akan membawanya ke Surabaya akan tiba sore hari. Khawatir terjebak macet di jalan, ia memilih berangkat lebih awal. Setibanya di Stasiun Pasar Senen, Fajar menghadapi masalah baru yaitu ruang tunggu yang sudah dipadati calon penumpang. Akhirnya, ia pun memilih duduk ngemper.

"Harusnya kan ruangannya [memiliki] AC. Tapi kondisinya pintunya dibuka karena penuh [dengan pengunjung], jadi di dalam ruangan pun gerah. Akhirnya, saya pilih duduk di luar saja," ucapnya.

Senada, Nunung, perempuan asal Pekalongan yang tinggal di Cibubur, berharap ada peningkatan fasilitas demi kenyamanan para penumpang.
Apalagi, ia melanjutkan, Stasiun Pasar Senen menjadi pusat untuk seluruh kelas perjalanan kereta api, yakni ekonomi, bisnis, dan eksekutif.

"Banyak dari masyarakat kita juga naik dari sini. Jadi yang perlu diperhatikan bukan hanya stasiun yang kebanyakan kelas eksekutifnya, tapi juga kelas menengah dan ke bawah perlu diperhatikan PT KAI (Kereta Api Indonesia)," kata Nunung saat ditemui di ruang tunggu penumpang Stasiun Pasar Senen.

Ruang tunggu penumpang berada si sebelah area pemeriksaan tiket menuju peron. Ruangan tersebut memiliki luas sekitar 15x8 meter. Di dalamnya terdapat sejumlah bangku. Namun jika dibandingkan dengan jumlah pemudik yang mencapai sekitar 25 ribu orang, maka ruangan tunggu tersebut tidak memadai.

Kepala Stasiun Pasar Senen, Rokhmad Makin Zainul, enggan menanggapi hal ini. Ia mengatakan sebaiknya keterangan disampaikan oleh Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo.

Ketika dimintai tanggapan terkait hal ini, Eddy menilai ruang tunggu sudah memadai dan dapat menampung calon penumpang. Namun, banyak penumpang yang datang lebih cepat dari jadual keberangkatan sehingga terjadi penumpukan di sekitar stasiun.

"Tempat duduk sebenarnya sudah menampung untuk penumpang di Stasiun Senen. Hanya, banyak juga penumpang yang tempat tinggalnya jauh, khawatir macet sehingga datang awal di stasiun," kata Eddy melalui pesan singkat.

Sebelumnya, Rokhmad mengatakan bahwa jumlah pemudik pada Sabtu (9/6) mencapai sekitar 25 ribu orang. "Untuk keberangakatan hari ini sudah mencapai 25.170 penumpang dari Stasiun Pasar Senen," kata Rokhmad.

Berdasarkan data humas Stasiun Pasar Senen tercatat jumlah penumpang kereta api hari ini, Sabtu (9/6), mengalami sedikit peningkatan dibandingkan kemarin, Jumat (8/6), yakni sekitar 25,028. Sedangkan pada Kamis (7/6), tercatat sekitar 23.838 penumpang. 0 CIO