Minggu, 10 Juni 2018

Pemudik Motor Menurun 12%

Ist.
Beritabatavia.com -
Pemudik menggunakan roda dua diklaim menurun. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah pemudik sepeda motor menurun hingga 12 persen. Turunnya jumlah pemudik sepeda motor merupakan upaya bersama Kemenhub, BUMN, dan swasta melalui program mudik bareng sekaligus mengangkut motor pemudik.

"Hasilnya, tingkat kecelakaan arus mudik menurun di kisaran 30-40 persen. Kita harapkan hal itu bisa terus berlangsung sampai dengan arus balik selesai nanti," kata Budi di Jakarta, Minggu, 10 Juni 2018.

Kemenhub menyelenggarakan mudik gratis melalui jalur laut rute Jakarta-Semarang yang menargetkan 30 ribu orang dan 15 ribu motor.

Di sisi lain, pemudik menggunakan kendaraan roda empat naik sekitar 40 persen dalam tiga hari terakhir. Namun, kepadatan lalu lintas bisa diatasi dengan beroperasinya infrastruktur penunjang, seperti ruas tol baru.

Waktu tempuh kendaraan menjadi lebih pendek. Namun, Kemenhub tetap siaga menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi berlangsung sampai H-2 lebaran. "Imbauan kami untuk waktu mudik yang nyaman itu pada Senin 11 Juni dan Selasa 12 Juni 2018, agar kepadatan arus mudik itu flat," kata Budi.

Direktur Registrasi dan Identifikasi Korps Lalu Lintas Polri Brigjen Halim Pagarra mengimbau pemudik mematuhi peraturan berlalu lintas, terutama aspek keselamatan. Kendaraan roda empat harus mengikuti aturan beristirahat setiap 4 jam mengemudi.

"Ada juga aturan mengenai beban angkut kendaraan yang harus dipatuhi. Mudik dengan sepeda motor tidak kita rekomendasikan, tapi pemudik sepeda motor harus mematuhi aturan keselamatan seperti hanya berdua menaiki sepeda motor dan barang bawaan tidak berlebihan," ucap Halim.

Sementara sejumlah kendaraan telah meninggalkan Jakarta menyusul waktu cuti bersama yang dimulai sejak Senin, 11 Juni besok. Puncak arus mudik yang semula diprediksi terjadi pada 12 dan 13 Juni pun bertambah menjadi 8 dan 9 Juni 2018, menjadi dua gelombang puncak arus mudik.

Manager Jasa Marga Traffic Officer, Hervian menyebut hingga Minggu pukul 05.00 WIB pagi tadi telah terjadi kepadatan kendaraan di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. "Arah Cikampek terjadi kepadatan, dari Cibatu menuju arah Cikarang Pusat cukup padat, dari sejak sahur," kata Hervian melalui pesan teks, Minggu (9/6).

Dilanjutkan, sempat terjadi penyempitan lajur di KM 38, dari 4 lajur ke 3 lajur. Sementara untuk arah Jakarta lancar tanpa halangan karena pemudik arah Jakarta hanya bisa dihitung dengan jari.

Hervian menyebut untuk ruas tol lainnya yakni Tol Purbaleunyi dan Palikanci hingga saat ini masih terpantau lancar. "Untuk Cipali ada kepadatan yang menuju ke arah Palimanan di KM 82 sampai dengan rest area 86 padat, volume kendaraan cukup tinggi, sementara arah Jakarta lancar," katanya. 0 DAY