Selasa, 12 Juni 2018

Waspada, Copet Gentayangan di Pasar Tanah Abang

Ist.
Beritabatavia.com -
Jelang Lebaran, kawanan pencopet bergentayangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sepanjang Ramadhan, sudah 21 pengunjung menjadi korban mereka. Hingga kini belum satu pencopet yang ditangkap dan ditahan. Pengunjung diminta meningkatkan kewaspadaan sendiri, karena pengamanan di kawasan pertokoan ini sangat rendah.

Seperti beredar di video, pencopet berpakain hijab wanita beraksi di Pasar Tanah Abang. Videio tersebut diunggah akun @tantee_rempoonngs pada Kamis (7/6) lalu. Pada video itu, tampak ibu-ibu tengah berdesak-desakan memilih baju.

Di tengah-tengah itu, mendadak sosok seperti emak-emak memakai kerudung cokelat diteriaki orang, “copeettt!.” Kerumuan orang menunjuk seseorang yang menggunakan hijab cokelat tersebut. Sontak, pengunjung dan pedagang menangkap lalu mengerumuni pencopet berkerudung itu.

Beberapa pria memegang dan menginterogasinya, “Ngaku kamu, ngaku!” Orang yang dikerumuni itu, terus saja mengelak tuduhan orang-orang.
Ketika kerudungnya dilepas, ternyata sosok itu adalah laki-laki. Karuan saja ada beberapa warga yang memukul pria tersebut. Namun aksi main hakim sendiri, dihentikan orang yang diduga anggota komplotan pencopet.

Bahkan pelakunya akhirnya dibebaskan. “Seharusnya diserahkan ke kami. Namun warga bilang baru percobaan nyopet,” kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono.

Menurut Kapolsek, selama Ramdadhan tahun ini sudah 21 kali copet beraksi di Pasar Tanah Abang. Artinya dalam sebulan puasa, nyaris setiap hari terjadi pencopetan. “Dari jumlah itu hanya tiga korban yang melapor,” katanya seraya menambahkan, biasanya copet Tanah Abang bergentayangan H-14 sampai dengan H+1 Lebaran.

Pedagang pun mengeluhkan banyaknya copet yang beraksi di kawasan Pasar Tanah Abang. Sutyem, pedagang minuman, mengaku kerap memergoki copet beraksi. “Tapi, saya diam saja. Takut nanti dagangan saya didaganggu mereka,” ucapnya.

Kawanan pencopet biasanya mengincar pejalan kaki dan calon pembeli yang lengah. “Sudah menjadi pemandangan biasa, menjelang Lebaran banyak copet mengincar pengunjng pasar,” katanya.

Husein, pedagang lainya, memiliki pengalaman menegangkan saat memergoki copet beraksi. Copet yang dipergoki seorang perempuan paruh baya berkerudung panjang. “Usianya sekitar 40 tahuan, wajahnya cantik,” paparnya.

Saat itu, pencopet itu terlihat mendesak tubuh seorang wanita muda. Tetapi perempuan itu tidak menyadari, dompetnya menjadi sasaran. Melihat hal itu, Husein mendatangi si pencopet. “Saya bilang, ibu ngapain kayak gitu? Ingat usia, dosa!” ujarnya.

Setelah ditegur, pencopet tersebut langsung menjauh. Husein pun melihat tas perempuan muda tersebut sudah sobek tersilet tanpa menyadari barang berharganya sudah berpindah tangan. 0 PKC