Rabu, 13 Juni 2018

Tentukan Lebaran, Sidang Isbat Dijalankan

Ist.
Beritabatavia.com -
Kementerian Agama (Kemenag) menggelar pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk penetapan awal bulan Syawal 1439H/2018M. Dengan memantau hilal, maka akan diketahui kapan Hari Raya Idul Fitri. Rukyatul Hilal sendiri akan dilaksanakan pada Kamis 14 Juni 2018 besok di 97 titik pemantauan yang tersebar di 34 Provinsi Indonesia.

"Kami telah mengirim petugas rukyatul hilal yang akan bekerjasama dengan Kakanwil dan ormas untuk melakukan pemantauan hilal di 97 titik yang telah ditetapkan," ujar Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin di Jakarta, seperti dilansir situs www.kemenag.go.id, Rabu (13/6/2018).

Dia menjelaskan, hasil Rukyatul Hilal dan data hisab posisi hilal awal Syawal akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Syawal 1439H," sambungnya.

Sidang isbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lalu, hadir pula Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Planetarium.

Serta, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, juga Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

Muhammadiyah Amin menjelaskan, proses sidang akan dimulai pukul 16.30 WIB, diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439H.

Proses sidang isbatnya, kata dia, dijadwalkan berlangsung selepas salat Maghrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan. "Sebagaimana biasa, sidang itsbat berlangsung tertutup. Hasil keputusannya akan disampaikan secara terbuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers setelah sidang itsbat," jelas Amin. 0 DAY