Kamis, 28 Juni 2018

Tertabrak Kereta: Ayah & Anak Tewas, Istri Kritis

Ist.
Beritabatavia.com -
Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Pepedan, Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa-Tengah, Kamis (28/6/2018) siang. Satu keluarga yang menaiki mobil Grand Livina warna hitam H9268JQ ditabrak kereta api(KA) Kamandaka jurusan Tegal-Purwokerto, saat berupaya menerobos perlintasan KA.

Dua orang terdiri ayah dan anaknya tewas seketika dan satu orang lainnya yakni istrinya dalam kondisi kritis dan hingga kini masih dalam perawatan intesif. Kejadian ini terjadi pada siang bolong sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut laporan Satlantas Polres Tegal, seperti dilansir laman Poskotanews, mobil naas yang ditumpangi satu keluarga terdiri dari sepasang suami istri dan seorang anak ini awalnya melaju menuju arah timur atau ke jalur utama Tegal-Slawi.

Dalam mobil tersebut, terdapat tiga orang di antaranya ialah seorang ayah, Muhammad Ghofir (40), seorang ibu, Suhesti Viyanawati (35), dan anaknya, Kaila (3). Dari peristiwa itu, Ghofir dan Kaila tewas sesaat pasca tertabrak.

Ghofir sempat dilarikan ke RS Kardina, Kota Tegal. Sedangkan Suhesti dan Kaila dibawa ke RS Datasemen Kesehatan Tentara (DKT) Kodim 0712 Tegal. Namun nyawa Kaila tidak terselamatkan, sedangkan Suhesti harus dirujuk ke RS Kardinah.

Satu keluarga itu diketahui merupakan warga Pagongan, RT 3 RW 2, Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Sedangkan lokasi kejadian berada tak jauh dari tempat keluarga korban.

Keluarga naas itu baru saja keluar meninggalkan rumahnya. Rencananya pasangan suami istri ini akan pergi ke toko emas membelikan perhiasan untuk Kalla, anaknya. Tetapi sebelum niatnya terlaksana musibah keburu menimpa keluarga Ghofir.

Menurut sejumlah saksi mata, saat melaju dari arah timur, Ghofir yang mengemudikan mobilnya sudah diteriaki olah sejumlah warga yang berada di dekat perlintasan KA tersebut. Tetapi kemungkinan pengemudi mobil tidak mendengar teriakan peringatan dari warga yang mengetahui akan ada KA melintas.

Akibat benturan keras tersebut mobil milik korban ringsek di bagian kanannya. Spontan warga seputar kejadian berupaya memberikan pertolongan kepada ketiga korban yang luka parah dan melapor ke pos polisi terdekat.

Tak lama sejumlah anggota polisi mendatangi lokasi kejadian. Dibantu warga, polisi cepat melakukan evakuasi para korban ke rumah sakit. Tetapi Ghofir dan anaknya, Kalla, gagal diselamatkan nyawanya. 0 PKO