Selasa, 03 Juli 2018

Kabareskrim Lantik Dittipidkor Baru

Ist.
Beritabatavia.com -
Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Ari Dono Sukamto melantik Kombes Pol. Erwanto Kurniadi sebagai Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang baru menggantikan Brigjen Pol. Akhmad Wiyagus hari ini. Erwanto sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Tipikor Bareskrim Polri, sementara Wiyagus kini menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku.

"Pergantian Dirttipidkor ini bukan sekadar pergantian belaka. Sebab, ada tantangan justru menanti Kombes Pol. Erwanto Kurniadi sebagai pengganti Brigjen Pol. Akhmad Wiyagus yang sebelumnya telah meletakkan berbagai fondasi serta kinerja positif di direktorat tersebut," tegas kata Ari Dono di Aula Bareskrim Polri, Gedung Mina Bahari II, Jakarta, Selasa (3/7).

Tantangan pertama, lanjut dia, bagi Dirtipidkor yang baru adalah melakukan penegakan hukum yang manfaat dan dampaknya terasa oleh masyarakat. Serta memberikan kepastian pada setiap proses tindakan penegakan hukum yang dilakukan

Tantangan kedua adalah menyusun strategi yang matang dalam penanganan dan pengungkapan kejahatan tindak pidana korupsi yang berskala besar dan menimbulkan kerugian negara. "Fokuskan pada pengembalian kerugian negara, pemulihan aset dengan menerapkan pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Baik subjek hukum manusia maupun korporasi," lanjutnya.

Tantangan ketiga agar mengoptimalkan upaya pencegahan tindak pidana korupsi dengan memaksimalkan kerja sama dengan beberapa stakeholder. Sebab mencegah itu juga baik daripada mengobati.

Tantangan keempat yang mesti dihadapi adalah peningkatan yang berkenaan dengan pembenahan secara internal. "Pertahankan dan tingkatan budaya integritas, kinerja yaang tinggi, sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur. Serta sesuai dengan prinsip-prinsip good governance pada jajaran Direktorat Tindak Pidana Korupsi," kata Ari.

Karena itu, Kabareskrim mendesak Erwanto menyiapkan strategi dalam menangani, dan mengungkapkan tindak pidana korupsi skala besar. "Fokuskan pada pengembalian kerugian negara, pemulihan aset dengan menerapkan pengungkapan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Baik subjek hukum manusia maupun koorporasi," ungkapnya.

Dilanjutkan, pejabat baru harus bisa mengoptimalkan kerjasama dengan para stakeholder lain, guna melakukan pencegahan tindak pidana korupsi. "Saya harapkan Erwanto bisa meningkatkan kinerja yang telah dilakukan Wiyagus selama ini," sambungnya,

Berdasarkan catatan selama lima tahun ditempatkan di Direktorat Tipikor Mabes Polri, Wiyagus telah menyelesaikan 88 perkara korupsi dan menyelamatkan kerugian negara lebih dari Rp 2 triliun.

"Tantangan kedepan agar menghadirkan prestasi dari kerja dan kinerja yang lebih baik, inilah yang menjadi tantangan bagi Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang baru. Saya meyakini, tantangan ini bakal terwujud bahkan melebihi dari ekspektasi," pinta Kabareskrim.

Jenderal bintang tiga ini menegaskan tujuan hukum hanyalah untuk melaksanakan pengabdian kepada tujuan negara. "Saya ingatkan kembali tujuan hukum itu mengabdi kepada tujuan negara. Yaitu untuk mendatangkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya. Dengan cara menyelenggarakan keadilan dan ketertiban," tegas Ari. 0 EP

Berita Lainnya
Selasa, 20 November 2018
Senin, 19 November 2018
Jumat, 16 November 2018
Kamis, 15 November 2018
Senin, 12 November 2018
Minggu, 11 November 2018
Jumat, 09 November 2018
Kamis, 08 November 2018
Selasa, 06 November 2018
Selasa, 30 Oktober 2018
Senin, 29 Oktober 2018
Jumat, 26 Oktober 2018