Kamis, 12 Juli 2018

Ledakan Pagi di Samping Mapolres Jakarta Selatan

Ist.
Beritabatavia.com -
Kamis (12/7/2018) pagi, Jakarta diguncang ledakan keras. Peristiwa itu terjadi di ruko Grand Wijaya Centre, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kompleks ruko tersebut berada di sebelah kantor Polres Metro Jakarta Selatan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan mengatakan, ledakan disebabkan karena kebocoran tabung gas. "Iya, dari tabung gas," kata Stefanus.

Menurut dia, polisi masih mengolah tempat kejadian perkara. Ledakan terdengar di komplek Ruko Grand Wijaya Centre Blok F Nomor 36, Jalan Wijaya II Nomor 120 RT/RW 06/01, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Waktu terjadi ledakan pukul 04.20 WIB.

Menurut Stefanus, tak ada korban jiwa akibat insiden ini. Hanya saja seorang yang sedang melintas di depan lokasi mengalami luka di bagian kaki. Pada saat berjalan di dekat lokasi ledakan, kakinya terkena serpihan kaca. "Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugiaan materiil," ujar Stefanus.

Meski demikian, Tim Gegana dan Satuan Penjinak Bom (Jibom) dikerahkan ke lokasi ledakan di kawasan pertoko di Grand Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tim Gegana dan Jibom ingin memastikan tidak ada bahan peledak dalam kejadian itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebutkan, setelah dapat informasi dari dua security Grand Wijaya, Polres Metro Jakarta Selatan langsung menghubungi Tim Gegana dan Tim Jibom.

Begitu menerima laporan adanya ledakan itu, polisi langsung ke lokasi dengan mengerahkan Tim Gegana dan Jibom guna menyusuri lokasi lantaran "Kami kerahkan petugas untuk memastikan kondisi sekitar ruko aman dan tidak ada apa-apa," ujar Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (12/7/2018).

Lokasi yang meledak ternyata bukan restoran atau tempat makan, tetapi ruko. Akibat ledakan itu tidak ada korban jiwa, hanya membuat tiga ruko rusak berat dan lima ruko rusak ringan. "Itu kantor biasa. Kami pastikan sampai kondisi aman," tandasnya. 0 ENN