Sabtu, 14 Juli 2018

Menteri Susi Lulus Ujian Paket C

Ist.
Beritabatavia.com -
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti telah berhasil meraih ijazah setara SMA setelah lulus ujian Paket C, di SMA negeri Pangandaran, Jawa Barat, 11-13 Mei 2018.

Asisten Pribadi Menteri Susi, Fika Fawzia, dalam akun sosial media Instagram menyatakan bahwa tepatnya pada 7 Juni 2018, Menteri Susi dinyatakan lulus dan pada Jumat (13/7) kemarin baru menerima ijazah Paket C yang tertera namanya.

Fika dalam akunnya tersebut mengungkapkan, perjalanan Menteri Susi mencapai keberhasilan tersebut dimulai pada 16 Juni 2015, yaitu seusai sidang kabinet kala itu. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Anies Baswedan, menghampiri Susi Pudjiastuti dan menanyakan apakah pada tahun depannya ingin mengikuti ujian Paket C.

Awalnya tawaran itu hanya ditanggapi Menteri Susi dengan canda dan keengganan, tetapi Anies terus membujuk sehingga Menteri Susi mengiyakan permintaan tersebut. "Saya yang berjalan di belakang mereka berdua awalnya hanya sayup-sayup mendengar percakapan tersebut, namun akhirnya Pak Anies menoleh ke saya, Kamu saksi, ya. Ibu udah bilang mau, jadi tahun depan kita atur," tutur Fika dalam akunnya.

Namun karena kesibukan Menteri Susi di kabinet dan amanahnya untuk mengemban tugas sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, mbaru pada Mei 2018 kemarin menyempatkan diri mengikuti proses ujian Paket C. Ujian Paket C yang diikuti Menteri Susi dengan mengikuti proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang digelar di SMA 1 Pangandaran.

Hasilnya, Menteri Susi tidak hanya lulus dan meraih ijazah setara Paket C, tetapi dia juga berhasil meraih peringkat nomor 1 (satu) dari 569 peserta di Ciamis.

Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar menyatakan keberhasilan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meraih ijazah setara SMA layak untuk menjadi inspirasi bagi bangsa. "Saya kira langkah tersebut patut diapresiasi dan jadi inspirasi bagi masyarakat kita," kata Zulficar Mochtar di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Langkah itu, lanjut dia, layak menjadi apresiasi karena meski diketahui seorang menteri sangat luar biasa sibuk, tetapi Menteri Susi tetap egaliter. Ia melewati proses tahapan yang ada serta selalu punya semangat kuat untuk proses pendidikan. 0 DAY




Berita Terpopuler
Senin, 15 Oktober 2018