Sabtu, 04 Agustus 2018

Koperasi RA Tahan SK, Pensiunan Jateng Resah

Ist.
Beritabatavia.com - Koperasi Serba Usaha (KSU) dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rizky Abadi (RA) yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat, melakukan expansi operasional ke berbagai wilayah di daerah Jawa Tengah (Jateng) pada awal 2014 silam.

Sayangnya, kehadiran dan praktik yang dilakukan Koperasi Rizky Abadi mulai menimbulkan beragam permasalahan yang meresahkan masyarakat. Seperti terjadinya dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen milik para pensiunan PNS,TNI dan Polri yang digunakan sebagai syarat mendapatkan pinjaman dari Koperasi Rizky Abadi. Terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen kini sedang ditangani Polsek Purworejo Kota dan beberapa tersangka sudah ditahan.

Kini, giliran puluhan pensiunan PNS, Polri dan TNI di sejumlah wilayah daerah Jawa Tengah (Jateng) resah, karena Surat Keputusan (SK) pensiunnya belum dikembalikan oleh Koperasi Rizky Abadi. Meskipun mereka mengaku sudah melunasi kewajibannya yaitu cicilan pinjaman kepada Koperasi Rizky Abadi.

Berdasarkan data yang diperoleh, mereka adalah bagian dari 146 orang nasabah/debitur Koperasi Rizky Abadi yang tercatat di daerah Purwerejo, Jogjakarta, Magelang, Salatiga, Klaten, Solo,Wonogiri, Sragen hingga Tangerang, Banten. Mereka berharap pihak berwajib melakukan upaya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, agar Koperasi Rizky Abadi mengembalikan SK para pensiunan yang telah melunasi kewajibannya.

“Kami sudah melunasi hutang pada April 2018, tetapi sampai saat ini Koperasi Rizky Abadi belum mengembalikan jaminan yaitu SK pensiun,” kata Asiyah warga Purworejo, nasabah Koperasi Rizky Abadi.

Tidak hanya itu, beberapa nasabah yang ditinggal mati oleh suaminya tidak dapat mengurus pensiun janda, karena SK pensiun almarhum suaminya belum dikembalikan oleh pihak Koperasi Rizky Abadi. Mereka mengaku semakin resah, karena tidak ada penjelasan kepastian kapan SK para pensiunan itu dikembalikan. Ditambah lagi, para nasabah tidak mendapat keterangan apapun terkait penahanan SK yang dilakukan oleh pihak Koperasi Rizky Abadi.

Sementara pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp kepada kuasa hukum Koperasi Rizky Abadi, Ikbal hanya menyampaikan terima kasih atas informasinya. Ikbal akan memberikan penjelasan jika informasi yang disampaikan dilengkapi dengan nama debitur yang SK nya belum dikembalikan oleh Koperasi Rizky Abadi.

Sebelumnya, Koperasi Rizky Abadi juga dituding belum memiliki izin operasi untuk daerah Jawa Tengah. Tetapi tudingan itu tak menghalangi Koperasi Rizky Abadi untuk menggarap para pensiunan PNS, Polri dan TNI menjadi nasabah. Bahkan, kantor cabang-cabang Koperasi Rizky Abadi di wilayah Jawa Tangah berada di kantor perusahaan milik Negara yaitu kantor Pos dan Giro setempat. O son