Senin, 06 Agustus 2018

Koperasi Rizky Abadi Tak Punya Izin Operasi

Ist.
Beritabatavia.com - Setelah meresahkan sejumlah pensiunan TNI, Polri dan PNS   karena SK yang digunakan sebagai jaminan belum dikembalikan oleh Koperasi Rizky Abadi (RA), meskipun para nasabah sudah melunasi kewajibannya. Kini terungkap, koperasi Rizky Abadi yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat itu belum memiliki izin operasional di daerah Puworejo,Jawa Tengah.

Untuk mencegah dampak yang ditimbulkan dari keberadaan koperasi Rizky Abadi di wilayah Purworejo. Dinas Koperasi Pemkab Purworejo mengancam dalam waktu dekat akan menghentikan kegiatan Koperasi Rizky Abadi di wilayah tersebut.

“Kita akan hentikan kegiatan Koperasi Rizky Abadi, karena tidak memiliki izin operasional,tetapi kita akan berikan waktu sebagai toleransi untuk menyelesaikan urusan administrasi maupun urusan hutang piutang dengan nasabah,” kata Nurhayati, Kasi Kelembagaan Dinkop Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (6/8).

Nurhayati mengakui, pihaknya sudah banyak menerima laporan maupun pertanyaan keberadaan Koperasi Rizky Abadi di daerah Purworejo. Setelah dilakukan ferivikasi dan dipastikan bahwa koperasi Rizky Abadi belum memiliki izin operasional. Padahal,izin operasional harus dimiliki sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Koperasi Nomor 15/Per/M.KUKM/IX tahun 2015.  

Sementara itu, Rizky Abadi yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat bergerak dibidang  pinjaman jaminan barang atau gadai dan mikro finance pinjaman bagi karyawan swasta serta kredit pensiunan, telah melakukan expansi sejak 2014 ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah, seperti, Magelang, Temanggung, Wonogiri, Sukarta, Sragen,Salatiga,Boyolali dan Purworejo. Tetapi operasional koperasi Rizky Abadi di daerah Jateng hanya menggarap kredit pensiunan.

Bahkan, tanpa memiliki izin operasi dari Pemkab, koperasi Rizky Abadi bebas beroperasi untuk menggarap para pensiunan TNI,Polri dan PNS untuk dijadikan sebagai nasabah. Hebatnya lagi, koperasi Rizky Abadi menggunakan gedung perusahaan milik Negara yaitu kantor Pos dan Giro, kantor bank Bukopin sebagai kantor operasional.

Tidak hanya itu, sejumlah petugas koperasi Rizky Abadi juga dilaporkan ke Polsek Puworejo Kota atas tuduhan melakukan tindak pidana pemalsuan data nasabah. Kasus dugaan pemalsuan data untuk dijadikan jaminan tersebut, kini sedang dalam proses yang disusul penahanan sejumlah tersangka.

Sejumlah warga Purworejo, Jawa Tengah menyayangkan sikap Pemkab Purworejo yang membiarkan koperasi Rizky Abadi melakukan kegiatan tanpa memiliki izin. Sebab potensi memicu kemarahan masyarakat. Oleh karena itu, warga berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum koperasi Rizky Abadi yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Ikbal, kuasa hukum Koperasi Rizky Abadi tak merespon konfirmasi yang dikirim lewat WhatsApp. O son