Senin, 13 Agustus 2018

SK Ditahan Pensiunan Resah, Pimpinan KSU Rizky Abadi Menghindar

Ist.
Beritabatavia.com - Dituding menimbulkan keresahan para pensiunan PNS,Polri dan TNI, Koperasi Serba Usaha (KSU) Rizky Abadi yang sudah melakukan ekspansi ke wilayah Jawa Tengah (Jateng) sejak 2014, ternyata belum memiliki izin operasional dari pemerintah setempat.

Tetapi hingga saat ini, KSU Rizky Abadi tetap beroperasi di wilayah Jateng, khususnya Kabupaten Purworejo. Bahkan justru semua cabang KSU Rizky Abadi yang berada di Jateng 2 meliputi Purworejo,Magelang, Jogja, Klaten, Solo, Wonogiri,Sragen, akan dijadikan menjadi Cabang Mandiri Borobudur di Jogjakarta.

Padahal, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Puworejo, Jawa Tengah, berjanji akan menghentikan kegiatan KSU Rizky Abadi, karena tidak memiliki izin operasional. 

“Karena tidak memiliki izin operasional, kita akan hentikan kegiatan Koperasi Rizky Abadi, tetapi kita akan berikan waktu sebagai toleransi untuk menyelesaikan urusan administrasi maupun urusan hutang piutang dengan nasabahnya,” kata Nurhayati, Kasi Kelembagaan Dinkop Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Nurhayati juga mengakui, pihaknya sudah banyak menerima laporan maupun pertanyaan keberadaan Koperasi Rizky Abadi di daerah Purworejo. Setelah dilakukan ferivikasi dan dipastikan bahwa koperasi Rizky Abadi belum memiliki izin operasional.
Ihwal tidak ada izin operasional, dipastikan lewat surat Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Gandi Budi  Supriyanto kepada Kapolsek Purworejo terkait penjelasan izin operasional KSU Rizky Abadi. Dalam surat bernomor 518/5794/2018  tertanggal 8 Agustus 2018 dikatakan, bahwa KSU Rizky Abadi yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat, belum mengajukan permohonan pembukaan jaringan pelayanan ke Pemkab Purworejo, sesuai dengan peraturan Menteri Koperasi  Nomor 15/KUKM/2015. Sehingga KSU Rizky Abadi tidak terdaftar di Kabupaten Purworejo.

Keberadaan KSU Rizky Abadi di wilayah Jateng, khususnya daerah Purworejo memicu keresahan sejumlah nasabah yang juga pensiunan PNS,TNI dan Polri. Pasalnya, KSU Rizky Abadi belum mengembalikan SK pensiun mereka yang dijadikan jaminan, padahal sudah melunasi kewajibannya sejak lima bulan lalu.
Joko Pratiwo, seorang pensiunan di Purworejo mengaku resah, karena sudah melunasi cicilan sejak empat bulan lalu, tetapi tanpa alasan yang jelas, Koperasi Rizky Abadi belum mengembalikan SK yang dijadikan sebagai jaminan pinjaman.
“Saya sudah melunasi cicilan pinjaman ke Rizky Abadi, tetapi SK pensiun saya belum dikembalikan,” kata Joko Pratiwo, seraya menunjukkan bukti pelunasan cicilan hutangnya ke KSU Rizky Abadi.

Sayangnya, saat dikonfirmasi pimpinan KSU Rizky Abadi di Bandung , Jawa Barat tidak bisa ditemui. Sementara sejumlah karyawan di kantor KSU Rizky Abadi di Jln Cisaranten Kulon, Bandung yang ditemui menolak untuk menjawab perihal penahanan SK para nasabah di Purworejo, Jateng. O son