Selasa, 14 Agustus 2018

Asian Games, Polda Metro Batalkan Penutupan Tol

Ist.
Beritabatavia.com -

Polda Metro Jaya menegaskan wacana penutupan tujuh pintu tol guna kelancaran rombongan tamu, kontingen atlet dan ofisial Asian Games 2018, dibatalkan. Untuk mengganti wacana tersebut, pihak kepolisian akan menerapkan sistem buka tutup saat rombongan melintas.

"Kebijakan atau keputusan simulasi beberapa waktu yang lalu, dimana ada 7 pintu tol yang ditutup pada saat atlet lewat, nanti tidak akan dilaksanakan penutupan. Sifatnya adalah situasional, jadi pada saat atlet lewat ditutup, kemudian atletnya sudah lewat semua, sudah aman dibuka lagi," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf  di Mapolda Metrio Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Kombes Yusuf melanjutkan petugas akan memberlakukan buka-tutup pintu tol saat rombongan atlet, ofisial, media massa dan tim medis melintas. Sistem buka tutup ini akan diterapkan dengan menyesuaikan durasi rombongan melintas jalur tersebut sekitar 10 hingga 30 menit.

"Kloter manapun yang lewat, atlet manapun yang akan lewat, itu dilaksanakan seperti itu. Kalau yang lewat beruntun, misalnya 10 menit ya, kita tutup 10 menit. Kalau yang lewat 30 menit mungkin karena saking banyaknya yang lewat ya, setengah jam yang kita tutup. Setelah itu lewat ya kita buka lagi," jelasnya.

Menurutnya, hasil evaluasi untuk penutupan gerbang tol tidak perlu pakai waktu. Setelah lewat baru dibuka lagi. Hasil pantauan saat ini kecepatan kendaraan di tol meningkat 15,3 km per jam. Sehingga sistem buka-tutup pintu tol pada waktu tertentu tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kecepatan kendaraan di jalan tol. "Sistem buka-tutup pintu tol akan berpengaruh terhadap kemacetan arus kendaraan di jalur arteri," paparnya.

Sebelumnya, pihak berkepentingan Pemprov DKI Jakarta dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabeka (BPTJ) akan merekayasa lalu lintas jalan tol selama penyelenggaraan Asian Games di Jakarta sejak 18 Agustus-2 September 2018. Dengan mengeluarkan kebijakan penutupan tujuh pintu tol pada pukul 06.00 hingga 17.00 WIB dan 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Kebijakan ini diterapkan untuk tidak menghambat perjalanan tamu serta atlet yang bakal menuju venue atau lokasi acara Asian Games lainnya. "Kalau kemarin sistemnya dari jam 06.00-17.00 dan 12.00-21.00 mau lewat atau nggak itu tetap ditutup. Kalau sekarang nggak. Kira-ira aman, itu tergantung situasi, kan anggota yang tau di sana," pungkasnya.

Selain itu, Petugas merekayasa lalu lintas itu berupa penutupan tujuh pintu tol, serta pembatasan kendaraan Golongan III, IV dan V di jalan tol selama pagelaran Asian Games.

Penutupan tujuh pintu tol dilakukan pada waktu tertentu antara lain empat pintu tol yakni Angke 2, Slipi 2, Tanjung Duren dan TMII pada pukul 06.00-17.00 WIB. Sementara tiga pintu tol lainnya yakni Angke 1, Slipi 1 dan TMII 2 ditutup pada pukul 12.00-21.00 WIB. 0 KAY