Rabu, 05 September 2018

KPK Desak Politisi Demokrat Kembalikan Barang Milik Negara

Ist.
Beritabatavia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengomentari surat peringatan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada mantan Menpora Roy Suryo untuk mengembalikan 3.226 unit barang milik negara (BMN). Dia mengimbau Politisi Partai Demokrat segera mengembalikan barang-barang tersebut.

"Jadi daripada berkepanjangan, sebaiknya dikembalikan dan kemudian dibuat detil-detilnya mana yang sebenarnya belum didaftar, mana yang sudah," kata  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Saut belum bisa memastikan apakah kasus Roy Suryo termasuk dalam pelanggaran tindak pidana korupsi atau tidak. Dia mengaku akan mempelajarinya lebih lanjut.

"Kita harus pelajari dulu ada tujuh bentuknya itu. Tujuh bentuk dari undang-undang tipikor, mulai dari penyelewengan jabatan, gratifikasi, pemerasan, terus kemudian ada tujuh bentuk. Bentuk yang mana kita harus pelajari pelan-pelan," ungkapnya.

Diketahui, Kemenpora menyurati mantan Menpora [Roy Suryo ](Diketahui, Kemenpora menyurati mantan Menpora Roy Suryo untuk mengembalikan barang milik negara (BMN) selama menjabat 15 Januari 2013 hingga 20 Oktober 2014.

Disebutkan ada 3.226 unit aset negara yang belum dikembalikan. "")untuk mengembalikan barang milik negara (BMN) selama menjabat 15 Januari 2013 hingga 20 Oktober 2014. Disebutkan ada 3.226 unit aset negara yang belum dikembalikan.

Namun, Roy Suryo membantah disebut belum mengembalikan 3.226 aset negara tersebut. "Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebut-sebutkan masih saya bawa? Padahal tidak sama sekali," kata Roy Suryo dalam pesan singkatnya. 0 MED