Selasa, 11 September 2018

Perhiasan Putri Saudi Rp13,7 M Dicuri di Hotel Ritz Paris

Ist.
Beritabatavia.com - Bila kejadian memilukan ini benar-benar terjadi, ini merupakan kasus pencurian tak kepalang besar yang pernah terjadi. Apalagi terjadi di hotel mewah berstandar internasional. Kejadiannya, seorang putri dari Arab Saudi melaporkan perhiasannya senilai 800.000 euro (sekitar Rp13,7 miliar) dicuri dari kamarnya di hotel Ritz, Paris.

Perempuan yang tak disebutkan identitasnya itu mengatakan perhiasannya raib pada Jumat (7/9/2018) petang. Tidak ada tanda-tanda bahwa kamar itu dimasuki secara paksa, kata sumber di kepolisian setempat, seperti dilansir Reuters, Selasa (11/9/2018).

Sang putri mengatakan kepada jaksa penuntut bahwa ia tidak meninggalkan barang-barang berharga miliknya di kotak penyimpanan aman di kamar hotel.

Sementara Juru bicara Ritz Hotel Pasris menolak berkomentar terkait kasus pencurian yang kedua kalinya terjadi di hotelnya. Kasus pencurian pertama terjadi di hotel elegan yang ada di kawasan Place Vendome, Paris, dalam setahun ini.

Pada Januari, sejumlah pencuri dengan membawa kapak menyerbu masuk ke lobi hotel dan merampok kalung-kalung serta berbagai perhiasan lainnya senilai jutaan dolar dari tempat pajangan.

Polisi berhasil menangkap tiga dari gerombolan itu di dalam hotel, sementara dua lainnya kabur dengan mengendarai skuter namun satu tas hasil jarahan mereka terjatuh. Seluruh perhiasan akhirnya dapat ditemukan kembali.

Aksi para perampok bersenjata bukan hal yang jarang terjadi di wilayah itu, tempat puluhan butik mewah dan toko perhiasan berjajar di sepanjang jalan.

Pada Desember 2017, seorang pria berhasil menggantikan dua berlian dan dua cincin bernilai 5,5 juta euro (sekitar Rp94,5 miliar) dengan perhiasan palsu di sebuah toko perhiasan.

Pada Oktober 2016, bintang acara televisi realitas menjadi korban perampokan di sebuah lokasi, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki 10 menit dari Ritz. Perhiasannya yang bernilai jutaan dolar hilang dicuri. Polisi saat ini menempatkan penjagaan permanen di wilayah tersebut namun belum banyak yang dilakukan dalam mencegah aksi para perampok. 0 ERZ