Jumat, 21 September 2018

Polri Janji Pulangkan 16 Perempuan Korban Human Trafficking

Ist.
Beritabatavia.com - Sebanyak 16 perempuan korban human trafficking hingga kini masih berada di Tiongkok. Keluarga korban pun resah, karena anaknya belum kembali berkumpul keluarga. Para keluarga mendatangi Jangkar Solidaritas PSI (Partai Solidaritas Indonesia) untuk meminta bantuan agar keenambelas korban Human Trafficking dapat pulang dengan selamat ke Indonesia,

Jangkar Solidaritas PSI mewakili keluarga korban mendatangi Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri Jakarta meminta agar 16 korban human trafficking bisa pulang ke kampung halaman.

Dalam pertemuan dihadiri Ketua Umum PSI Grace Natalie, Jangkar Solidaritas PSI diwakili Muannas Alaidid dan Aulia Fahmi, serta perwakilan keluarga 16 korban human trafficking dengan Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri yang dipimpin langsung Wadir Dittipidum Bareskrim Polri selaku Ketua Satgas TPPO.

"Langkah ini sebagai tindak lanjut kami mengirim surat ke Bareskrim Polri soal para korban.  Ternyata, surat tersebut direspons dengan segera oleh pihak Bareskrim Polri," papar Ketua Umum PSI Grace Natalie, dalam keterangan Jumat (21/9/2018).

Beberapa perwaklian keluarga korban antara lain Nur Hidayat dan Ela dalam pertemuan di Bareskrim kembali mengutarakan kronologi para korban diiming-imingi bekerja di Jakarta dengan gaji yang besar dan fantastis. Kenyataannya korban justru malah dibawa ke Republik Rakyat Tiongkok untuk menjalani kawin paksa.

Setelah mendengar pengaduan para korban, Satgas TPPO, melalui Kombes Pol. Agus Nugroho mengambil sikap dan menyampaikan, Satgas TPPO Polri telah berkoordinasi dengan Kepolisian Tiongkok dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tiongkok untuk turut membantu memantau dan memonitor para korban agar terjamin keselamatannya.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tiongkok kata Agus juga telah menginformasikan bahwa ada 2 dari 16 korban telah melarikan diri dari rumah suaminya, dan kedua korban sudah berada di kedutaan dalam keadaan selamat. "Satgas TPPO Polri secara maraton akan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk segera menjemput atau memulangkan semua korban dalam waktu dekat," ujar Agus.

Agus juga mengatakan bahwa tiga pelaku yang telah menjadi perantara maupun penjual 16 orang korban sudah ditangkap oleh Polda Jawa Barat. 0 ERZ







Berita Terpopuler