Selasa, 25 September 2018

Nyamar Kernet Truk, Polisi Tangkap Tangan Pungli Anggota Ormas

Ist.
Beritabatavia.com - Kepolisian Sektor Bantargebang, Kota Bekasi, menangkap tangan empat anggota ormas kepemudaan pelaku pungli dan pemerasan terhadap sopir truk yang melintas di jalan Raya Naragong Bekasi. Penangkapan diawali dengan anggota polisi yang menyamar sebagai kernet sebuah truk.

Kapolsek Bantargebang, Komisaris Siswo, mengatakan para tersangka ditangkap di Jalan Raya Narogong pada 20 September 2018. Para tersangka yaknii MBS (32 tahun), A (32), M (46), dan AK (34). “Modusnya menarik retribusi,” kata Siswo, dalam keterangannya, Selasa (25/09/2018)

Dilanjutkan, karcis yang dipakai menarik retribusi tersebut mencatut logo Pemerintah Kota Bekasi serta Dinas Perhubungan. Siswo memastikan bahwa karcis tersebut ilegal karena uang yang dikumpulkan tak disetorkan ke kas daerah. "Uang itu untuk kepentingan pribadi," ujar Siswo.

Menurut Siswo, setiap truk yang melintas dipungut Rp 5-10 ribu. Dalam satu titik yang berjarak tak lebih dari satu kilometer ada tiga penarikan. Sementara truk yang melintas mencapai 200 unit per hari. Siswo mengatakan, jika dikalkulasikan dalam sebulan, para tersangka meraup uang pungli hingga Rp 60 juta.

Siswo menekankan agar ormas di wilayah setempat mengawasi anggotanya. Menurut dia, pungutan dalam bentuk apapun jika ilegal tak dibenarkan. "Ini sangat merugikan masyarakat, tentunya pungutan liar ini bagian dari pemerasan," ujar Siswo.

Polisi tak merinci tindakan lain terhadap ormas tempat para tersangka bernaung sekalipun MBS mengaku hanya menjalankan tugas. Ia mengaku mendapatkan bagian Rp 2 ribu dari setiap karcis yang keluar. "Saya tahunya hanya bekerja menarik retribusi, tidak tahu kalau itu ilegal," ujar MBS. 0 TMP