Rabu, 26 September 2018

KPK Tangkap Lagi Anggota DPRD Sumut

Ist.
Beritabatavia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap salah seorang Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara  Muhammad Faisal. Faisal, yang sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka ditangkap di rumahnya Perumahan Villa Asoka A-9, Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Medan.

"Tersangka Faisal selalu mangkir dari panggilan. Saat ini tersangka sedang diperiksa di Polsek Sunggal. Rencana sore ini akan dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (26/9).

Dia termasuk dalam 38 anggota DPRD Sumut yang dijerat KPK sebagai tersangka dalam perkara suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Sejauh ini KPK memang baru menahan sekitar 21 orang di antaranya. Sebelumnya, M. Faisal sudah dipanggil sebanyak tiga kali, tetapi yang bersangkutan dua kali tidak datang.

Panggilan pertama adalah ada 16 Juli 2018 di mana yang bersangkutan hadir. Namun, dua panggilan berikutnya, yakni pada 7 dan 24 september 2018 Faisal tidak hadir.

Dalam penangkapan ini KPK dibantu oleh tim dari Polda Sumatra Utara. "Kami ingatkan pada tersangka lain agar kooperatif dan hal ini menjadi pelajaran agar memenuhi panggilan penyidik dan mengikuti proses hukum yang berlaku," ujar Febri

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi membenarkan tersangka Faisal diperiksa penyidik KPK di Polsek Sunggal, Polrestabes Medan. “KPK melakukan pemeriksaan terhadap oknum DPRD Sumut ini di Polsek Sunggal,” kata Kapolsek Kompol Yasir Ahmadi.

Menurut Yasir ada sekitar 10 petugas KPK yang berada di Polsek MedanSunggal. Pemeriksaan Faisal dilakukan di ruang Kapolsek. Faisal merupakan 1 dari 38 tersangka yang diduga menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

KPK menetapkan 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 sebagaitersangka dugaan suap dari Gatot Pujo Nugroho. Mereka diduga menerima uang Rp 300-350 juta per orang. KPK juga telah menerima pengembalian uang Rp 7,15 miliar dari tersangka. 0 ERZ