Kamis, 27 September 2018

Kasus Suap Lippo, KPK Segera Periksa Lucas

Ist.
Beritabatavia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan jadwal pemeriksaan terhadap advokat Lucas dan satu pihak swasta Dina Soraya. Dua orang tersebut, sebelumnya dicegah bepergian ke luar negeri terkait kasis kasus dugaan suap kepada mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution, yang ikut menjerat mantan bos Lippo Group, Eddy Sindoro (ES).

"Dijadwalkan besok, ada kebutuhan penyidikan untuk melakukan klarifikasi terkait beberapa informasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis, (27/9/2018).

Dalam pemeriksaan nanti, ada beberapa hal yang akan dikonfirmasi penyidik dari kedua saksi tersebut. Salah satunya, pengetahuan kedua saksi tentang keberadaan Eddy Sindoro. "Dalam konteks kasus ini, 2 orang tersebut perlu diklarifikasi terkait pengetahuan mereka tentang keberadaan tersangka ES di luar negeri termasuk apakah mengetahui perpindahan tersangka ES tersebut," pungkasnya.

KPK menetapkan Eddy Sindoro sebagai tersangka suap kepada mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution, pada akhir 2016. Eddy diduga memberikan sejumlah uang kepada Edy Nasution terkait dengan sejumlah perkara yang berkaitan dengan Lippo Group.

Namun, Eddy Sindoro diketahui telah berada di luar negeri sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Dalam proses penyidikan, KPK turut menduga mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhahadi Abdurrachman terlibat dalam kasus dugaan suap itu.

Dalam kasus ini, penyidik KPK menyita uang sebanyak Rp1,7 miliar dan sejumlah dokumen dari rumah pribadi Nurhadi. Nurhadi sendiri sudah beberapa kali mondar-mandir ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. 0 DAY