Kamis, 18 Oktober 2018

Usulan Petani & Peternak Masuk Program Prioritas 100 Hari Prabowo-Sandi

Ist.
Beritabatavia.com - Usulan petani Plasma Sawit, perusahaan kebun sawit, peternak ayam petelur dan daging dipastikan masuk dalam program prioritas seratus hari kerja apabila pasangan Prabowo-Sandiaga kelak terpilih sebagai Presiden RI untuk priode 2019-2024.

“ Ada beberapa platform yang sudah dipastikan masuk dalam program prioritas 100 hari kerja, jika pada Pilpres April 2019 Prabowo-Sandi menang,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Puyuono, Kamis (18/10).

Menurut Areif, usulan itu diterima baru-baru ini saat  tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandiuno road show ke Kalimantan, Sumatera, Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Pasangan Prabowo-Sandiuno juga menaruh perhatian khusus pada pungutan Ekspor CPO yang selama ini dihimpun oleh BPDKS yang jumlahnya puluhan triliun  dimana 98 persen lebih  banyak di salurkan sebagai subsidi ke industri biodiesel milik para konglomerat sawit.

Padahal, Arief menjelaskan, dalam UU Perkebunan No 39 tahun 2014 tidak satupun ayat atau pasal yang memperbolehkan dana
hasil usaha perkebunan ( CPO Fund Eksport ) disalurkan sebagai subsidi  industri biodiesel. Anehnya PP dan Keppres CPO Fund sebagai turunan UU Perkebunan  yang ditanda tangani Joko Widodo mengutamakan penyaluran  dana ke industri biodiesel , bukan ke program replanting kebun petani , pembangunan infrastruktur daerah perkebunan ,rumah sakit ,puskesmas ,peneilitian dan kampanye lingkungan hidup

“Padahal akibat pemberlakuan pungutan ekspor CPO ,berpengaruh besar pada harga jual tandan buah segar milik petani petani plasma,” ujar Arief.

Mendapat penjelasan dan usulan para petani plasma sawit terkait dana pungutan eksport CPO. Prabowo-Sandi berjanji akan merevisi PP dan Keppres pungutan hasil perkebunan Sawit apabila terpilih menjadi presiden.  Kemudian sebagian besar dana pungutan itu akan digunakan untuk program program replanting kebun petani ,pembangunan sarana dan prasarana kesehatan ,pendidikan di sekitar daerah perkebunan sawit serta mendukung kampanye perkebunan Sawit yang ramah lingkungan .

Sementara dari para peternak ayam dan ayam petelur mereka mengeluhkan akan mahalnya harga pakan ternak ayam saat adanya volalitas kurs rupiah terhadap US dollar. Sehingga sangat mempengaruhi harga jual daging ayam dan telur akibatnya pendapatan mereka tergerus hingga 30 sampai 40 persen. 

Menurut Arief, keluhan para peternak ini juga akan jadi program utama Prabowo - Sandi dalam satu tahun pemerintahannya. Prabowo-Sandi akan memerintahkan kementerian BUMN,Pertanian dan industri untuk membangun pabrik pabrik pangan ternak ayam di setiap Provinsi yang memiliki usaha peternakan ayam sangat besar .

Prabowo - Sandi akan menghitung kecukupan anggaran negara untuk bisa mencanangkan subsidi pakan ternak ayam agar harga telur dan daging ayam bisa stabil nanti.  Petani dengan peternak memiliki kepentingan yang sama, dimana produk produk mereka merupakan pangan primer yang setiap hari di komsumsi oleh masyarakat. Sehingga produk telur dan daging ayam diperlukan subsidi dari pemerintah seperti subsidi pupuk untuk petani. O son