Jumat, 19 Oktober 2018

WN Spanyol & Iran Selundupkan 2 Kg Sabu Cair di Bandara Soetta

Ist.
Beritabatavia.com -
Menggunakan Visa Kunjungan Wisata, dua turis asal Spanyol dan Iran berwisata ke Indonesia sambil menenteng 2 kg sabu cair setiba di Bandara Soekano Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (18/10). Untungnya petugas Bandara sangat sigap dan teliti terhadap masuknya orang lain yang membawa narkoba.

Kedua wisatawan itu diringkus karena membawa 2 kg sabu cair. FC (54) warga Spanyol dan EA (39) berpaspor Iran, kini meringkuk di sel Polresta Badara Soetta. “Penangkapan kali ini unik, biasanya peredaran narkotika dari Malaysia dan Nigeria masuk ke Indonesia. Kali ini melibatkan WN Spanyol dan Iran,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soetta, Erwin Situmorang, Jumat (19/10).

Awalnya anggota Bea Cukai mencurigai seorang pria asal Spanyol penumpang pesawat Malaysia Airline dari Kuala Lumpur tujuan Jakarta. “Pria tersebut diperiksa lewat C-Ray dan koper yang dibawanya menimbulkan kecurigaan,” ucap Erwin. Setelah digeledah ditemukan butiran-butiran kristal bening. “Tenyata cairan sabu seberat 442 gram,” kata Erwin.

Pihaknya mengembangkan kasus ini bersama Polresta Bandara Soetta. “Ternyata shabu itu akan dikirim ke Bandung,” timpal Kapolresta Kombes Vicktor Togi Tambunan. Polisi lalu mengamankan EA,38, WN Iran di sebuah kamar apartemen di kawasan Bandung. Petugas menyita 2 kg shabu kristal dan cair berikut alat produksinya.

Hasil pemeriksaan, FC mengaku sudah 5 kali membawa shabu cair ke Indonesia melalui Bandara Soetta. Sebelumya dia dua kali mengirim shabu cair ke EA untuk diolah menjadi shabu kristal.

Dari Spanyol, FC terbang ke Kuala Lumpur. Di sana, dia memberikan koper berisi shabu yang dibawanya dari Spanyol. Kemudian, dia terus terbang ke Jakarta. “Pria Spanyol ini bertugas membawa shabu cair, diserahkan ke EA di Bandung. Dia menjadi kurir karena kesulitan ekonomi dan diupah 2.000 Euro sekali antar,” jelasnya.

Sementara Kasubdit 1 Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Asep Zaenal Akhmadi mengatakan, penyelundupan narkotika dari jalur udara selalu meningkat. “Bukti bahwa pangsa pasar nakoba di Indonesia menggiurkan bagi sindikat internasional. Selama Agustus-Oktober 2018, sedikitnya 8 bandar ditangkap aparat kami bersama Bea Cukai di Bandara Soetta,” katanya.

Dari delapan kasus yang diungkap ini, 4 berupa paket narkoba dan 4 lainnya narkoba dibawa penumpang. “Totalnya, sabu ada 8 kg lebih, 82 gram kokain, 3.005 butir ekstasi, dan 10 gram ganja, dengan 10 tersangka,” jelasnya. 0 BAIM