Kamis, 25 Oktober 2018

Arief : Budiman Sujatmiko Politikus Sontoloyo

Ist.
Beritabatavia.com - Wakil ketua umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta politikus PDI-P Budiman Sujatmiko  sebutkan nama kelompok masyarakat yang dekat Prabowo Subianto  menghalangi pengungkapan kasus pelanggaran HAM.

“Jangan asbun alias asal bunyi dan bersolek dengan kata-kata saja,” kata Arief Poyuono, Kamis (25/10). Hal itu disampaikan Arief terkait pernyataan Budiman Sujatmiko yang menyebut ada kelompok masyarakat dengan dengan Prabowo Subianto menghalangi pengusutan kasus pelanggaran HAM.

Justru, Arief menambahkan, mari kita uji siapa yang melakukan pelanggaran HAM masa lalu. Silahkan gelar pengadilan HAM untuk pelanggaran HAM  masa lalu. Mumpung Joko Widodo masih punya waktu hingga April 2019 .

“Prabowo siap kok. Saya yakin Prabowo Subianto pasangan capres nomor urut dua, tidak melakukan pelanggaran HAM,” tegas Areif Poyuono.

Sebaliknya, Arief menanyakan,  bagaimana dengan kasus korupsi Busway di DKI yang menyeret Kadishub DKI jadi pesakitan Kejaksaan. Padahal sudah ada fakta dipersidangan keterlibatan Joko Widodo dan Michael Bimo dalam Proses pembelian Busway. Kira kira jaksa Agung berani engak buka lebih dalam.

“Jadi Budiman Sujatmiko jangan jadi politikus sontoloyo seperti yang dikatakan oleh Joko Widodo bahwa banyak Politikus sontoloyo yang suka memanfaatkan tahun politik untuk kepentingan sesaaat,” kata Arief mengingatkan.

Dia membenarkan pernyataan Jokowi ada politikus sontoloyo. Ternyata yang dimaksud Jokowi adalah  Budiman Sujatmiko.  O son