Sabtu, 27 Oktober 2018

Inggris Setujui Wanita Masuk Unit Tempur

Ist.
Beritabatavia.com - Menteri Pertahanan Inggris mengumumkan perempuan kini diperbolehkan memasuki seluruh unit tempur di militer Inggris. Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson membuat deklarasi historis pada pekan ini.

Dilansir Sputniknews, Sabtu (27/10), Williamson juga mengatakan bahwa perempuan yang sudah berada di jajaran militer Inggris dapat mengajukan permohonan untuk unit pertempuran garis depan, termasuk ke dalam pasukan elit Special Air Service (SAS) dan Marinir Kerajaan Inggris.

"Perempuan telah memimpin jalan dengan pengabdian teladan dalam angkatan bersenjata selama lebih dari 100 tahun, bekerja dalam berbagai peran spesialis dan vital," kata Williamson.

"Saya senang bahwa mulai hari ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, angkatan bersenjata kita akan ditentukan oleh kemampuan sendiri dan bukan gender. Membuka semua peran tempur untuk perempuan tidak hanya akan membuat angkatan bersenjata menjadi lembaga yang lebih modern tetapi akan memastikan kita merekrut orang yang tepat untuk peran yang tepat," tambahnya.

Inggris menyatakan tidak mengharapkan komposisi gender militer untuk berubah banyak dalam waktu dekat. Sebuah pernyataan dari Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa sementara militer tidak selalu mengharapkan sejumlah besar perempuan untuk mengajukan peran pertempuran jarak dekat, perubahan tersebut bertujuan untuk menciptakan peluang bagi individu dari semua latar belakang dan memanfaatkan bakat mereka.

Perempuan telah melayani di militer Inggris dalam sejumlah besar peran selama beberapa tahun, namun sampai sekarang mereka tidak diizinkan untuk melayani dalam pertempuran jarak dekat.

Mantan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mencabut larangan tersebut pada 2016 dan mengatakan bahwa kebijakan baru akan secara bertahap dilakukan.

Militer Inggris telah mengalami pemotongan besar-besaran dalam pendanaan dan menyusutkan jumlah personel dalam berbagai peran tempur selama beberapa tahun terakhir, termasuk tentara infantri garis depan.

Mantan Jenderal Angkatan Darat Inggris mengatakan kepada The Independent bahwa para pemimpin militer telah bekerja untuk memperluas peluang bagi tentara perempuan selama beberapa tahun. "Sudah lama niat untuk melakukan ini tetapi pertanyaannya adalah bagaimana cara terbaik untuk menerapkannya. Saya berharap ini

"Ini adalah hal yang positif dan bertanggung jawab untuk dilakukan dan ini memberikan peluang nyata bagi perempuan muda, tetapi itu tidak selalu mudah. Mungkin butuh beberapa waktu." sambungnya. 0 KAY