Senin, 05 November 2018

Aktivis Pergerakan Pemuda Jakarta Kritik Kinerja Anies

Ist.
Beritabatavia.com - Ratusan aktivis muda yang tergabung dalam Pergerakan Pemuda Jakarta (PPJ) melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/11/2018).  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengalami kemunduran.

”Kemunduran itu terlihat, diantaranya mulai dari penataan pedagang kaki lima kembali semrawut dan belum jelas,” ungkap Koordinator Pergerakan Pemuda Jakarta, Wasil  dalam aksinya di Balai Kota Jakarta, Senin,

Wasil mengemukakan, menurut Ombudsman penataan PKL Tanah Abang dengan memberikan tempat di Jalan Jati Baru justru banyak menyalahi aturan. Bahkan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menilai justru menimbulkan masalah baru dengan makin parahnya kemacetan karena semakin banyaknya angkot yang ngetem.

“Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai gagal menata PKL. Pemprov DKI seperti tidak punya konsep dalam menata PKL. Permasalahan kemacetan Jakarta juga sampai sekarang belum jelas solusi yang ditawarkan Gubernur DKI,” ujarnya.

Sementara realisasi rumah DP Nol Persen, lanjut Wasil terkesan dipaksakan, tidak murni untuk rakyat miskin Jakarta.  Dalam aksinya Pergerakan Pemuda Jakarta juga meminta agar bantuan dana yang diberikan Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan DKI Jakarta atas disposisi Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta untuk Ratna Sarumpaet ke Chile harus dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum mengenai kejelasan sumber alokasi dana yang diberikan. 0 ERZ
Berita Terpopuler