Selasa, 04 Desember 2018

Lubang Raksasa di Bekasi, Kemacetan Kian Parah

Ist.
Beritabatavia.com - Lubang Raksasa di tengah Jalan KH Noer Ali, tepatnya di depan Rumah Sakit Budi Lestari Bekasi mengakibatkan kemacetan sangat parah. Bahkan terkesan dibiarkan oleh pemda Bekasi. Kondisi jalan berlubang dan tidak rata kerap membahayakan pengendara yang melintas. Arus lalu lintas pun menjadi macet, imbas dari kerusakan jalan itu.

Jalan rusak karena truk bermuatan lebih dari delapan ton sering melintas di jalan itu. Jalan yang tidak kuat menahan beban truk pun jadi rusak berat. Apalagi malam hari, dan hujan lebat mengenangi kawasan itu, sehingga lubang besar tak kelihatan. Tak jarang pengemudi kendaraan roda terpelosok hingga jatuh. Untungnya tak menelan korban jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, perbaikan
yang sebelumnya rusak berat ditargetkan rampung pada 15 Desember 2018. "Setelah pipa PDAM yang rusak itu diperbaiki, jalan di Kalimalang itu sudah langsung kami perbaiki. Perbaikan kami mulai Jumat hingga Sabtu (15 Desember ini)," kata Arief.

Perbaikan jalan dikerjakan oleh pelaksana proyek Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) yaitu PT Waskita Toll Road dan PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM). "Memang itu sudah komitmen mereka (pelaksan proyek Tol Becakayu) untuk perbaiki jalan Kalimalang, yang terdampak langsung proyek ataupun tidak," ujar Arief.

Pihak DBMSDA meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi agar selama proses perbaikan jalan berlangsung dan seterusnya melarang truk bermuatan lebih dari delapan ton melintas di jalan tersebut.

Soalnya, jika truk tetap diperbolehkan melintas, jalan berpotensi kembali rusak karena tidak kuat menahan bebas truk. "Kami minta bantuan Dishub soal larangan truk. Termasuk saat proses perbaikan, rekayasa lalu lintasnya seperti contra flow," ujar Arief. 0 KMC